Iklan GanKoko

Popular Posts

Wednesday, March 4, 2020

OFFLINE MARKETING SAMPAI SAAT INI MASIH DIPERGUNAKAN


Offline marketing sampai saat ini masih digunakan, strategi marketing yang menggunakan seperti televisi, radio, koran, papan reklame, poster/brosur.

Memiliki Strategi bisnis yang Cantik untuk bisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menetrapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.


Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis.

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola  bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau menshare dan meninggalkan komentar di akhir artikel ini.



Offline marketing sampai saat ini masih digunakan
Offline marketing sampai saat ini masih digunakan


Arti marketing dan konsep marketing



Perkembangan tehnologi yang pesat merupakan tahun kejayaan bagi e-commerce di Indonesia.

Banyak sekali bermunculan situs-situs e-commerce profesional yang memanjakan masyarakat dalam berbelanja.


Arti marketing


Belum samanya tentang pemahaman marketing di masyarakat, baik metode marketing secara offline maupun metode marketing secara digital (marketing online).

Pemahaman marketing terkait Offline marketing dan Digital Marketing (marketing online).

Marketing dalam bahasa inggris berarti pemasaran, sedangkan sales berarti penjualan.

Marketing adalah serangkaian :

  • Institusi
  • Proses menciptakan
  • Mengomunikasikan
  • Menyampaikan
  • Mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan
  • Klien
  • Mitra
  • Masyarakat umum.

Keberhasilan suatu bisnis berpulang pada kegiatan pemasarannya, Proses pemasaran yang biasa disebut dengan istilah marketing.

Pemahaman pengertian tentang marketing di dalam masyarakat sering salah mengartikan, Marketing sering kali diartikan dengan sales.

Marketing adalah serangkaian proses untuk memasarkan produk dan mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara.

Agar produk tersebut banyak diminati oleh masyarakat luas. 

marketing itu sangat diperlukan bagi setiap penjual, baik bisnis perorangan maupun untuk bisnis perusahaan.

Konsep marketing adalah : 

- Offline marketing identik dengan menawarkan melalui berbagai media baik cetak, audio maupun TV.

- Online marketing segala bentuk pemasaran melalui media internet yang melibatkan berbagai metode seperti website, email, dll.

Konsep Offline marketing adalah metode marketing yang telah ada masih dirasakan efektifnya sampai sekarang.

Konsumen sebagai orientasi kegiatan pemasaran, sehingga kepuasan konsumen menjadi hal yang penting, Marketing akan terus memperhatikan pelanggannya.

pengertian marketing tidak hanya sebatas pemasaran, namun juga mengenai strategi yang digunakan, serta cara memberikan kepuasan kepada konsumen.

proses sales kepada konsumen terjadi hanya pada saat itu. Ssedangkan proses marketing berlanjut terus menerus.

Konsep marketing adalah untuk mempertahankan loyalitas pelanggan terhadap produk.

Marketing adalah bagian penting dari perusahaan, bagaimana barang dari produsen bisa sampai kepada konsumen.

Marketing sering penghubung produsen dan konsumen, Sehingga strategi marketing harus jelas.

Untuk menghindari kekecewaan konsumen, barang dari produsen harus dapat sampai kepada konsumen dalam waktu yang tepat.

Strategi dengan empat konsep dasar marketing, yaitu :

  • Produksi
  • Produk
  • Penjualan
  • Pemasaran.


Konsep marketing


Persaingan dalam marketing adalah untuk menarik perhatian konsumen.

Kualitas produk yang baik, akan lebih diminati oleh konsumen.

Apalagi jika didukung oleh pelayanan yang baik terhadap konsumen

Walaupun berbeda-beda pendapat tentang marketing.

Namun pada intinya bertujuan untuk memberikan kepuasan dan pelayanan kepada konsumen.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian marketing adalah strategi dalam menjalankan bisnis.

Berhasil tidaknya suatu bisnis, tergantung pada proses marketingnya. Proses yang baik adalah selalu menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tujuan utamanya.

Hal ini karena terpenuhinya keinginan pelanggan, menunjukkan terpenuhinya permintaan pasar.


- Konsep pertama yaitu produksi.

Pebisnis harus mengetahui produk yang sedang diminati konsumen pada saat ini.

Lakukan pengamatan langsung ke lapangan, cari tahu harga yang beredar di pasaran.

Hal ini dapat menjadi acuan untuk merencanakan produk yang sedang diminati berikut harganya



- Konsep yang kedua adalah produk.

Konsumen akan menyukai produk yang berkualitas tinggi.

Ciptakan produk yang berbeda (unik), memiliki kualitas lebih baik dari kompetitor.

Diharapkan konsumen akan lebih tertarik dengan produk.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan peningkatan kualitas terhadap produk.


- Konsep yang ketiga adalah penjualan.

Marketing merupakan hal yang penting dan salah satu bagian penjualan.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan kepada konsumen tentang produk yang di miliki.

Hal ini tentunya dapat menjadi tarik konsumen untuk memakai produk. 

Jika perlu, berikan bonus terhadap pembeli dengan syarat tertentu.


- Konsep yang keempat adalah pemasaran.

Konsep ini merupakan lanjutan dari konsep penjualan.

Tujuan utama dari kegiatan marketing adalah terpenuhinya kebutuhan pasar.

Kepuasan pelanggan terhadap produk menjadi perhatian serius perusahaan.

Diharapkan kebutuhan pasar dapat terpenuhi,dan mampu memenuhi keinginan pelanggan.





Offline marketing yang dipergunakan saat ini


Marketing adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk memasarkan produk atau mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara.

Pengenalan produk, agar produk tersebut menjadi banyak diminati oleh masyarakat luas. 

Marketing itu sangat diperlukan bagi setiap penjual, baik bisnis perorangan maupun untuk bisnis perusahaan.

Walau demikian bukan berarti pekerjaan marketing yang ada saat ini sudah optimal

Marketing dalam beberapa aspek seperti :

  • Kebutuhan pasar/niche,
  • Target pasar,
  • Persaingan,
  • Metode pemasaran,
  • Efektifitas.


1. Kebutuhan pasar (Niche)


Menentukan target pasar, umumnya marketing diawali dengan riset kebutuhan pasar.

Hal ini dirasa sangat perlu karena akan menjadi dasar bagi langkah selanjutnya yaitu menentukan target pasar,

menentukan metode marketing sampai hasil yang akan didapatkan nantinya.

menentukan kebutuhan pasar, seorang marketing offline langsung terjun ke lapangan.

Agar mengetahui secara pasti kebutuhan yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasar.

hal ini biasa dilakukan dengan cara wawancara dan dengan membagi kuisioner.

waktu yang dibutuhkan lebih lama, namun si marketer akan mendapatkan pengalaman yang cukup berarti.

melakukan riset dengan Online Marketing membutuhkan waktu lebih pendek dibandingkan offline marketing.

metode ini umumnya cukup akurat untuk mengenali pola dan mengidentifikasi kebutuhan pasar.

marketer akan mendapatkan data yang cukup lengkap mengenai jumlah pencarian.

Pencarian dari satu atau beberapa kata kunci yang telah diketikkan di mesin pencari google selama satu bulan terakhir.

dari data yang disajikan akan dengan mudah marketer mengidentifikasi kebutuhan pasar.

Kebutuhan pasar mengenai produk yang berhubungan dengan kata kunci tersebut pada satu bulan terakhir.


2. Target pasar


Target pasar akan ditentukan dari beberapa faktor.

Riset kebutuhan pasar yang telah dilakukan sebelumnya dan spesifikasi produk yang akan dipasarkan.

Dalam offline marketing, penjualan secara offline biasanya tidak memperhitungkan target pasar secara mendalam.

Pada umumnya mereka berpendapat, tempat yang strategis didukung performa tokong mengundang calon pelanggan tertarik.

Offline marketing tidak memandang orang dewasa atau remaja, pendidikannya dan sebagainya.

Mereka berpandangan bahwa semua orang itu sama.

Sama-sama tertarik dengan apa yang ditunjukkan oleh penjualnya dan berharap mereka mau membeli.

Seorang marketer dituntut untuk memiliki data yang lengkap dan cukup akurat mengenai target pasar mereka.

Hal ini menjadi alasan utama kenapa marketer wajib mempunyai target pasar yang spesifik sebagai filter.

Agar metode marketing yang digunakan nantinya lebih efektif dan efisien.

Contoh dari riset target pasar di online marketing misalnya Facebook Insight pada Facebook.

Facebook insight memberikan fasilitas yang cukup lengkap.

Untuk menemukan siapa saja yang kita target sesuai kata kunci yang berhubungan dengan produk.

Marketer bisa melakukan riset terhadap seberapa banyak orang di facebook yang tertarik mengenai kata kunci yang dibidik.

Misalnya mengenai "kelebihan berat badan" atau "tips langsing" pada demografi tertentu misalnya negara indonesia.

Daerah ibukota jakarta jenis kelamin wanita umur 25-40 tahun dengan pendidikan diatas SMA.


3. Persaingan marketing


Pada metode offline marketing, persaingan marketing bisanya dilihat dari beberapa aspek misalnya ; harga dan pelayanan.

Yang dapat dipastikan laris adalah yang paling murah dan baik pelayanannya yang baik.

Namun sebaliknya dengan online marketing, persaingan bukan hanya terletak pada harga dan pelayanan saja.

Persaingan pemasaran online juga terletak pada seberapa lengkap konten mereka di internet.

pasalnya, orang yang berselacar di internet pada umumnya adalah yang mencari konten yang lengkap dan bermanfaat,

baik itu untuk kebutuhan mereka atau hanya untuk hiburan saja.


4. Metode offline marketing


Metode offline marketing mencetak Brosur, Spanduk, Baliho, Neon Box, itu branding dan meningkatkan performa toko dimata khalayak ramai.

Pada offline marketing ada 3 hal yang perlu diperhatikan :
  • Desain
  • Kualitas bahan
  • Strategi penyebaran / letak pemasangan.


Pada metode online marketing terpusat pada konten dan traffic. serta email list building, SEO, iklan berbayar (google adwords), marketplace, forum komunitas, dll.

Tumpuan dasar yaitu konten dan traffic. macam metode pemasaran di internet tidak menutup kemungkinan akan bermunculan metode yang lainnya.

Siapa menyajikan kualitas konten yang berkualitas dan mempunyai traffic besar dialah yang berpotensi penjualannya tinggi.


5. Efektifitas offline marketing


Efektifitas marketing diukur dari tingginya tingkat konversi penjualan terhadap metode marketing yang dilakukan.

Performa iklan sulit diukur karena target pasar terlalu umum dan banyak faktor menyebabkan orang mau membeli.

Pada umumnya mau membeli karena faktor tempat tinggalnya dekat dengan toko. bukan karena besarnya spanduk yang dipasang, dll.

Pada internet efektifitas marketing dapat diukur secara akurat, misalnya konversi iklan terhadap ketertarikan pengunjung,

Konversi iklan terhadap penjualan atau konversi ketertarikan terhadap penjualan.

Konversi dapat diukur secara akurat dan dapat dipantau secara berkala sehingga marketer dapat mengevaluasi dan penyesuaian terhadap iklan yang disain.

Dengan demikian bukan berarti online marketing itu tidak punya kekurangan, justru dengan banyaknya fasilitas dan kemudahan.

Fasilitas yang lengkap di internet bagi marketer bukan berarti melakukan online marketing itu murah dan mudah.



Baca juga  :


Offline marketing sampai saat ini masih digunakan
Offline marketing | Pemasaran yang dipergunakan saat ini


Offline marketing menuju online marketing



Evolusi Strategi marketing secara Tradisional Menuju Metode Modern.

Strategi marketing terus-menerus berevolusi dari metode marketing tradisional sampai ke metode modern.

Marketing secara tradisional adalah bentuk marketing konvensional yang dipakai sebelum era internet membooming.

Strategi marketing yang paling dikenal di masyarakat, Baik marketing tradisional maupun modern memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pebisnis bisa mengambil manfaat dari mengintegrasikan kedua metode untuk menemukan titik optimal dalam memasarkan produknya.

Pada dasarnya, strategi marketing tradisional menggunakan empat media ini :
  • Media cetak (Print)
  • Siaran (broadcasting)
  • Surat pos (Direct-Mail)
  • Telepon.


1. Dari Surat Pos ke Surat Elektronik


Marketing Surat Pos atau Direct-Mail adalah usaha marketing dengan menggunakan media kartu pos, brosur, surat, dan selebaran yang dikirim melalui pos atau kurir.

Marketing direct-Mail terkesan mahal, bisnis mengeluarkan desain dan biaya pencetakan serta biaya pengiriman.

Saat ini Pebisnis menggunakan surel atau email untuk berkomunikasi antar sesama Pebisnis maupun kepada pelanggan.

Cara ini terkesan lebih sederhana dan cepat. Bisnis sudah tidak membutuhkan kertas lagi (paperless).

Karena pesan terkirim dengan jaringan internet. Dari Cetak Menuju Situs Web.

Metode marketing dengan cetak atau print adalah tipe marketing yang menggunakan media surat kabar atau majalah dalam mempromosikan produk.

Strategi pemasaran cetak dibagi menjadi dua :
  • Marketing masal
  • marketing berdasarkan karakter pelanggan.

Strategi marketing masal, iklan cetak untuk segmen kelas pelanggan yang lebih luas dan berbeda-beda secara acak.

Di majalah, marketing cetak menjangkau segmen pelanggan yang terkategorikan secara spesifik.

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, media cetak sudah semakin ditinggalkan oleh publik.

Bahkan beberapa perusahaan media berbasis cetak sudah beralih ke Blog atau web.

Bila perusahaan yang masih menggunakan metode tradisional, tentu perusahaan tersebut tidak akan bertahan lama.

Hal ini berpengaruh terhadap kebiasaan konsumen dalam mengakses informasi.

Sekarang ini, di era ini konsumen lebih suka mengakses dan membaca informasi (baik berita maupun iklan) secara online melalui gadget mereka.


2. Dari Siaran Televisi ke Online marketing Video


Televisi dan radio adalah media yang dipakai dalam strategi marketing tradisional dan masih banyak digunakan.

Marketing dengan siaran yang menjangkau banyak pelanggan dalam jangka waktu singkat.

Media siaran menyampaikan pesan marketing melalui komunikasi secara lisan dan visual.

Waktu pesan yang lebih pendek dibandingkan dengan media cetak. hal ini karena kesepakatan kontrak mengenai waktu penayangan.

Selain itu, biaya marketing melalui televisi dan radio jauh lebih mahal dibandingkan dengan bentuk marketing tradisional lainnya.

Dalam usaha marketing berbasis visual dan beralih menuju fitur Online Video Advertising.

Fitur ini untuk wadah untuk meluncurkan video pemasaran di berbagai kanal  video online.

Jenis Online Video Advertising beragam, seperti Interactive Video Ads, Webpage Video Ads, dan Social Media Video Ads.

Biaya untuk menampilkan Online Video Advertising lebih murah dan prosesnya lebih cepat dibandingkan harus menyewa space di media televisi maupun radio.


3. Dari Telepon ke Gadget


Sebelum era Handphone dan Smartphone menjamur, adalah alat komunikasi yang digandrungi oleh publik.

Sarana tersebut masih digunakan oleh beberapa bisnis hingga saat ini untuk menghubungi pelanggannya.

Saat ini masyarakat sudah sangat tergantung oleh gadget atau smartphone akibat fleksibilitas dan berbagai kemudahan yang ditawarkan.

Keempat media merupakan peralihan metode dan strategi marketing tradisional menuju modern.

Sampai saat ini Pebisnis masih ada yang menggunakan metode tradisional atau menggabungkan kedua metode dalam strategi marketingnya.

Baca juga  :


Offline marketing sampai saat ini masih digunakan
Offline marketing menuju pemasaran online

Offline marketing masih relevan saat ini


Di era digital strategi marketing dalam perusahaan dapat dilakukan dengan media online maupun offline.

Online marketing merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mempromosikan produk dan jasa melalui internet.

Lalu, masih efektifkah offline marketing saat ini?

Berikut penjelasan strategi offline marketing yang terbukti masih efektif.

Offline marketing adalah strategi marketing yang dilakukan melalui media non internet, seperti televisi, radio, surat kabar, papan reklame, poster/brosur, dan sebagainya.


1. Offline marketing masih memberikan dampak signifikan


Offline marketing hingga saat ini masih dirasakan efektif untuk mempromosikan produk/jasanya.

Offline marketing masih memberikan dampak yang signifikan untuk bisnis, namun jika diterapkan secara optimal.

Pengaruh Offline marketing sampai saat ini masih dirasa efektif, meski online marketing sedang populer dan memiliki pengaruh besar bagi masyarakat.

Online marketing belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, masih banyaknya yang belum mengenal internet.

Offline marketing dari TV, radio hingga surat kabar masih efektif sebagai sarana iklan.

Mereka akan mendapatkan segala informasi melalui TV, radio, atau surat kabar tersebut.

Wilayah yang belum tersentuh internet maupun TV,  Maka satu-satunya solusi strategi marketing yang digunakan adalah offline marketing.

Meskipun online marketing memiliki dampak yang besar bagi media promosi, Namun tidak membuat offline marketing jadi tidak berguna.


2. Offline marketing yang masih effektif


Online marketing memiliki dampak besar untuk media promosi, Namun tidak membuat offline marketing jadi tidak berguna.


-  Televisi (TV)

Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara,

baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna.


- Radio

Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik).


- Surat Kabar

Surat kabar adalah suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang, biasanya dicetak pada kertas berbiaya rendah yang disebut kertas koran,

Media yang berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik.


- Papan Reklame/Billboard

Pemasangan iklan dengan papan reklame masih banyak dijumpai di jalan-jalan, iklan ini memerlukan biaya reklame dan sewa space yang terbilang mahal.

Papan reklame terbatas hanya diketahui oleh orang yang melintasi di jalan tersebut.


- Poster atau Brosur

Iklan offline adalah dengan membuat poster dan brosur serta poster/brosur hanya menjangkau orang yang mendapatkanya, rentan hilang, maupun rusak (sobek).

Biaya pembuatannya juga relatif mahal untuk penggunaan kertas yang berkualitas dan full color.


3. Keunggulan Offline marketing


- Tidak Memiliki Persaingan Tingkat Global

Persaingan global adalah persaingan tingkat tinggi dalam cakupan yang luas.

Dalam persaingan banyak pesaing yang siap berkompetisi dengan bisnis yang dijalankan. Persaingan akan menjadi lebih mudah untuk dikuasai,

Persaing ini tidak terlalu banyak dan cangkupannya juga tidak terlalu luas.


- Kepercayaan Publik

Bila dibandingkan bisnis online, bisnis offline memiliki keunggulan yang lebih sedikit,

Masih ada hal yang besar membuat banyak orang tertarik dan tetap melakukan bisnis offline. Hal besar itu adalah kepercayaan.

Bisnis online tidak dapat dilihat fisik usaha dan pelaksanaannya, di bisnis offline banyak hal yang dapat dilihat secara langsung.

Pembeli / Pelanggan lebih cenderung mempercayai bisnis offline ini, karena ada fisiknya yang bisa dilihat secara langsung.

Strategi offline marketing hingga kini masih tetap digunakan oleh para pebisnis.

Dengan menerapkan offline marketing dapat menjangkau masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses internet.

Sehingga produk yang ingin disampaikan oleh pebisnis kepada calon pelanggan tersebut dapat diterima masyarakat.


Baca juga  :  

STRATEGI MARKETING YANG DIGUNAKAN SAAT INI


Offline marketing sampai saat ini masih digunakan
Offline marketing masih relevan saat ini


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Offline marketing sampai saat ini masih digunakan


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "


Offline marketing sampai saat ini masih digunakan
Offline marketing sampai saat ini masih digunakan

No comments:

Post a Comment

Terima kasih, telah membaca Artikel ini – "Strategi berbisnis yang Cantik" - Semoga Artikel ini dan memberi inspirasi dan bermanfaat.

Mohon kirinya pembaca memberikan Komennya di akhir atikel ini. ..