Iklan GanKoko

Popular Posts

Thursday, January 30, 2020

KIAT UNTUK MEMULAI BINIS SENDIRI


Memiliki Kiat untuk memulai bisnis sendiri,  maka dengan demikian dalam menjalankannya tidak akan mudah menyerah, walau tantang yang tidak ringan  .

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis.

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengelola bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Baca juga Strategi bisnis yang Cantikyaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Topik Strategi Bisnis lainnya di " Artikel " ( tombol diatas )

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, kepada yang berkunjung di artikel ini.

Mohon kiranya dapat memberikan komen dibawah artikel ini.




Kiat untuk memulai bisnis sendiri
Kiat untuk memulai bisnis sendiri

Kiat Usaha Untuk Memulai Berbisnis

 
Membahas tentang Berbisnis dengan menangkap peluang bisnis maka unsur-unsur yang mendasar adalah harus memiliki niat yang kuat untuk melaksanakan.

Memiliki kemuan yang kuat serta mau bergerak sekarang juga agar dapat terlaksana :

  • Memiliki Niat
  • Memiliki Kemauan
  • Memiliki Kemampuan
  • Mau Bergerak sekarang juga


1. Memiliki Niat


Memiliki Niat adalah unsur yang menentukan, Niat adalah awal dari suatu perbuatan untuk melaksana sesuatu.

Namun niat saja tidak cukup bila tidak sertakan kemuan untuk bergerak.

Sehingga Memiliki Niat yang kuat dan mau bererak untuk melaksanakan adalah awalnya dari hal yang di sebut diatas.

Dan akan menjadi lebih memungkinkan terlaksananya hal tersebut.


2. Memiliki Kemauan


Memiliki kemauan yang kuat dan juga unsur utama yang berikutnya, karena unsur kemauan dapat terlaksana bila saja didasari oleh niat yang kuat.

Kedua unsur ini bagaikan dua sisi mata uang yang menjadi satu kesatuan dan tidak dapat terpisahkan satu dengan lainnya

Kemauan dapat diartikan sebagai modal utama dari sebuah komitmen dari diri seseorang sehingga komitmen diri seseorang dapat terlihat kualitas komitmennya.

Kita diketahui bahwa komitmen yang berkaitan dengan kemauan untuk bergerak sekarang juga adalah awal dari kesuksesan

Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada  yang berkaitan dengan niat dan dengan kemauan.

Kemauan yang tidak akan pernah menyerah sebelum berhasil memperoleh apa yang diinginkannya dapat terlaksana.

Kualitas sebuah komitmen sangat menentukan kemauan untuk bergerak sehingga mau bergerak sekarang juga menjadi titik awal dari sebuah pergerakan.

Memiliki Kemauan adalah kunci dari segalanya, walau demikian untuk dapat memiliki sebuah kemauan itu sendiri.

Terkadang menjadi sulit manakala tidak diikuti oleh adanya Niat yang mendasarinya. Jadi kemauan harus :

  • Mau memulai sekarang juga
  • Mau menyukai apa yang dilakukannya
  • Mau belajar mendalami tentang apa yang sedang dihadapinya.
  • Mau mengambil resiko terberat sekalipun
  • Mau berbagi kepada orang disekitarnya, agar kegiatannya mendapatkan dukungan
  • Berani mengambil resiko terberat sekalipun
  • Dan lain-lain


3. Kemampuan dalam berbisnis


Merupakan kunci sukses yang ke empat adalah Kemampuan dari pelakunya.

Pelaku bisnis sebagai seorang wiraswastawan selayaknya mengetahui dan memahami seluk beluk usaha yang akan digelutinya.

Setiap pelaku bisnis untuk berbisnis menuju sukses harus Secara terus menerus mau mempertajam keakhlian.

Mau terus belajar untuk meningkatkan mengetahuan tentang rencana bisnis yang akan diujudkan merupakan hal yang sangat mutlak, kemampuan dalam hal :
  • Membuat rencana bisnis dengan konsep,
  • Menciptakan Visi dan Misi bisnis
  • Penelitian pasar
  • Pemasaran
  • Membangun Jaringan
  • Membuat Situs



4. Mulai bergerak sekarang juga.


Mulai bergerak sekarang juga untuk menciptakan peluang bisnis, dengan memulai sekarang juga dan jangan di tunda-tunda lagi.

Karena setiap detik yang ditunda untuk memulai sesuatu, berarti anda sendiri yang menundanya untuk lekas terwujud.

Sekarang, mulailah bergerak, kalau tidak sekarang, kapan lagi…?

Harus ada yang optimis terhadap apa yang ingin dilakukan bahwa rasa optimistis juga merupakan pemicu keyakinan untuk suatu keberhasilan.

Walau pada awalnya masih kekurangan di sana sini, namun jika tidak pernah untuk memulai, maka dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan.

Persoalannya adalah bagaimana untuk memulai bergerak untuk Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada.

Pada awalnya biasanya terasa sangat sulit, namun bila sudah dimulai untuk bergerak maka semuanya berjalan apa adanya.

Pada umumnya untuk memulai bergerak sering terkendala masih banyaknya  kekurangan disana sini, dan dari mana dahulu memulainya.

Untuk memulai bergerak dengan ACTION.

- Action
Action atau tindakan adalah awal dari mau memulai bergerak, mau melakukan action, mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada.

Orang yang kreatif adalah sosok yang tidak suka dengan berdiam diri dan selalu mendahulukan tindakan dalam kesehariannya.

- Creative
Sosok yang kreatif sering menciptakan dan mengembangkan sesuatu yang mungkin sebelumnya dianggap biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang.

Kreativitas sering membuat keberhasilan dan membuat nilai tambah dalam apapun yang digelutinya.

Sosok kreatif tidak jarang menghadapi tantangan dan kendala namun kendala-kendala tersebut menjadikan tantangan.

Semakin besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif.

- Trust
Trust sebagai prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri, trust berarti tekad untuk memegang kepercayaan.

Kepercayaan adalah yang harus tetap terjaga dalam diri seseorang, trust berarti percaya pada dirinya.

Pada apa yang di-ACTION-kannya. Sosok yang kreatif punya rasa percaya diri untuk melakukan Action.

- Indenpendent
Independent atau kemandirian sering menjadikan diri yang kreatif.

Pada umumnya sosok yang kreatif ingin selalu bebas dan selalu ingin mengatur apa yang dilakukannya sesuai yang ia mau.

Sosok yang kreatif biasanya mandiri dalam bekerja ia mau mewujudkan kreatifitasnya.

Walau juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan ia siap menanggungnya sebab telah memilih.

- Opportunity
Opportunity atau kejelian melihat peluang atau kesempatan adalah ciri seseorang yang kreatif, sering saja menemukan ide-ide yang bisa menjadi peluang,

Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan dan bermanfaat bagi dirinya namun juga untuk banyak orang.

- No Quit
Sosok yang kreatif  selalu saja menemukan ide-ide baru dan tak pernah menyerah dan tak pernah berhenti untuk Action

Kegagalan tak pernah dianggapnya sebagai kegagalan. Setiap kali gagal dengan cepat ia mencobanya kembali dan ACTION lagi.

Karena ia yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang telah diyakininya.



Kiat untuk memulai bisnis sendiri
Bisnis sendiri   |  Kiat Usaha Untuk Memulai Berbisnis


Kreteria Usaha Mikro, Kecil dan Menengan

(1) Kriteria Usaha Mikro adalah sebagai berikut:

a. memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau

b. memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).


(2) Kriteria Usaha Kecil adalah sebagai berikut:

a. memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

b. memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah).


(3) Kriteria Usaha Menengah adalah sebagai berikut:

a. memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau

b. memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah).


(4) Kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, huruf b, dan ayat (2) huruf  a, huruf b, serta ayat (3) huruf a, huruf b nilai nominalnya dapat diubah sesuai dengan perkembangan perekonomian yang diatur dengan Peraturan Presiden.



Kiat untuk memulai bisnis sendiri
Bisnis sendiri   |  Usaha Memulai Berbisnis Sendiri


Usaha Memulai Berbisnis Sendiri


Bisnis yang masih berskala kecil dan menengah pada umumnya 70 persen bisnis skala kecil.

Bisnis  rumahan, bisnis perorangan, industri rumah tangga gagal di tahun pertama operasinya. Sisanya yang 30 persen, terseok-seok di tahun kedua.

Dari 30 persen tadi, hanya 10 persennya saja yang selamat memasuki tahun ketiga. dan berikutnya hanya 5 persen yang beruntung.

Bertahan hidup sampai tahun kelima. konon tak sampai satu persen dari sisanya.

Mengapa sulit bisa berumur panjang dan sukses   ?

Banyak alasannya, yaitu pada umumnya dengan modal minim, kurang pengalaman, keuangan yang minim, kesalahan manajemen, sedikit relasi, dll.

Dengan kata lain bisnis "balita" (usia di bawah lima tahun) memang rawan.

Perlu pengelolaan ekstra ketat tapi dinamis, cerdas, plus kreatif. bila sedang merintis bisnis skala kecil, strategi berikut ini mungkin bisa memberikan inspirasi.


1. Rencana Bisnis 


Membuat rencana bisnis jangan terlalu banyak membuat rencana.

Bila terlampau mendalam maka dapat dikhawatirkan hanya berhasil membuat rencana, tapi tak pernah berani menjalankannya.

Namun demikian menjalankan bisnis sekecil apa pun perlu rencana. Awali saja dulu, sambil berjalan lakukan perencanaan-perencanaan matang.

Jadikan rencana bisnis sebagai arahan, bukan sebagai penghalang.


2. Amankan Modal Bisnis  


Bisnis yang masih berskala kecil biasanya modal sendiri dan itu pun terbatas jumlahnya. Bisa juga  didukung investor atau modal pinjaman.

Jika menggunakan modal pinjaman atau investor, maka hendaknya hati-hatilah mengelolanya.

Hindari perluasan biaya operasional di luar rencana bisnis  semula.

Cara  terbaik mengamankan  modal adalah dengan melakukan pengecekan posisi keuangan setiap hari. 

Amankan untuk setiap pengeluaran, seolah-olah hidupnya bisnis benar-benar tergantung dari cadangan modal tadi.


3. Potong Biaya


Penghematan biaya juga kata kunci dalam pengamanan modal. Batasi semua  biaya-biaya yang  tidak/belum diperlu.  Hindari tambahan biaya operasional.

Upayakan selalu dapat harga diskon dari supplier.

Jika beli peralatan dengan tunai mahal, beli secara kredit atau menyewa bisa jadi pilihan. Sesuaikan pilihan teknologi dengan kebutuhan.

Jika hanya butuh komputer untuk mengetik dan software program keuangan sederhana.

jangan terobsesi pada komputer super canggih yang mahal harganya.


4. Laba Real


Direkomendasikan supaya benar-benar mendapatkan laba real, bukan sekedar laba dalam pembukuan.

Banyaknya penjualan kredit yang menjadi piutang, cara penjualan secra kredit tidak mengindikasikan usaha yang menguntungkan.

Jadi jangan terjebak pada laba di atas kertas. Artinya, makin banyak transaksi tunai (cash and carry) makin bagus pula cashflow.

Salah satu sumber kebangkrutan bisnis balita  adalah kegagalan dalam mencairkan laba.


5. Kepuasan Pelanggan 


Kelangsungan bisnis ditentukan oleh kepuasan pelanggan.

Hindari konsumen diberikan produk dan pelayanan bermutu rendah.

Berilah jaminan kepuasan kepada pelanggan.

Bila memungkinkan dengan hal itu dapat memberikan after sales service (layanan purna jual).

Konsistenlah dalam memenuhi janji kepada pelnggan.

Misalkan produk yang di jual cacat, maka segeralah diganti dan tampunglah bila ada komplain dari pelanggan terhadap produk.


6. Pelanggan Produktif 


Kepuasan pelanggan harus menjadi komitmen utama, fokuslah pada pelanggan yang paling banyak memberikan laba.

Kepada merekalah kepuasan pelanggan dapat diberlakukan secara ketat.

Dari 100  pelanggan,  mungkin hanya 20 persen yang memberikan laba terbanyak.

Walau begitu perlakukan 80 persen sisanya dengan sangat bijaksana.


7. Tuailah Referral 


Referral  (rujukan) berdampak nyata terhadap pelanggan dan dapat menjadi magnet bisnis yang efektif.

Kepuasan pelanggan yang dapat di pertahankan dan dijadikan rekomendasi untuk bisnis yang sedang dijalankan.

Upayakan memiliki relasi, koneksi, sahabat dll sebanyak mungkin agar dapat membantu bisnis.

Jika  memiliki 10 persen pelanggan saja yang puas dari 500 calon pelanggan yang dimiliki prospek.

Dari 10 persen tersebut dapat merekomendasikan  produk yang dijual kepada calon pelanggan lainnya.


8. Iklan dan Promosi 


Tidak selamanya iklan dan promosi berbiaya mahal, banyak solusi untuk memasarkan produk secara beriklan untuk promosi.

Hal itu dapat juga menggunakan iklan dengan secara gratis atau yang berbayar dengan media sosial.

Agar publik tahu produk yang di jual, maka cara beriklan adalah hal yang sangat penting.

Untuk beriklan / promosi gunakanlah iklan-iklan melalui Online atau Offline.


9. Manfaatkan Koneksi 


Memanfaatkan koneksi dan  relasi bisnis adalah  sangat baik, kenalilah orang-orang di posisi kunci  seperti bagian pembelian atau marketing.

Manfaatkan semua lini di mana Anda terlibat.

Seperti lingkungan sekolah, kampus, sekitar rumah,  lingkungan kerja, organisasi sosial-politik, klub-klub hobi, dll.

Memanfaatkan koneksi bukan saja berpotensi jadi customer.

Dengan koneksi dan relasi memungkinkan memberi tambahan modal, proyek, referensi, koneksi baru, dsb.


10. Ikutilah Ekspo 


Ikutilah berbagai pameran untuk berpromosi. dengan mengikuti ekspo segala keunggulan dan keunikan produk bisa dilihat banyak orang.

Inilah kesempatan untuk memperluas networking bisnis, bertemu pelanggan potensial, dan memperoleh feedback langsung dari konsumen.

Dengan mengikuti Ekspo ada kemungkinan dapat menarik minat investor.

Penataan stan yang baik dan keramahan,  dapat menarik minat banyak pengunjung.


11. Jadilah PR (public relations)


Yang paling diabaikan oleh usaha rumahan adalah soal public relations (PR).

Sekecil apapun bisnis yang dikelolo jangan abaikan hal ini.

Kerpibadian yang hangat dan menawan dapat jadi humas yang baik. hal itu dapat mendongkrak citra  produk (bisnis).

Bila ada kesempatan, jalinlah hubungan sedekat mungkin dengan para jurnalis media cetak, televisi, maupun radio.

Dari merekalah bisnis dapat dipublikasi dengan berbiaya rendah.


12. Bentuklah Sistem 


Membentuk sistem harus dimulai agar bisnis dapat berjalan walau tanpa kehadiran fisik Anda.

Hal ini penting jika suatu saat bisnis berkembang volumenya, dan membutuhkan lebih banyak sumber daya.

Anda pun akan terlibat dalam sebuah sistem. Namun jangan terus-menerus one-man show.

Bisnis rumahan dapat diri jadi bos bagi diri Anda sendiri. Bisnis dapat sukses tidaknya bisnis itu sangat tergantung pada upaya Anda sendiri.


13. Volume Bisnis


Jika produk dan layanan menjadi nomor satu, siapkan sistem dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa menampung  pertambahan volume bisnis secara cepat.

Di sinilah diperlukan untuk memaksimalkan networking, walau harus berbagi bisnis atau berbagi order dengan tanpa kehilangan keuntungan.

Banyak bisnis rumahan mendadak dapat order berlipat ganda, namun sangat disayangkan jika tidak siap, maka order akan lewat begitu saja.


14. Fleksibel 


Fleksibel dalam mengevaluasi kinerja bisnis, peka dengan perubahan tren.

Pandai menangkap peluang, serta  berani ambil risiko, adalah karakter para entrepreneur umumnya.

Bisa saja yakin dengan  prospek bisnis dan cara-cara yang sekarang untuk menjalankannya bisnis.

Namun jangan dilupakan dan selalu bersiap-siaplah selalu untuk melakukan banyak modifikasi rencana dan inovasi strategi.

Tinggalkan cara-cara yang sudah terbukti tidak memberikan hasil, dan jangan memaksakan keyakinan diri sendiri.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Kiat untuk memulai bisnis sendiri.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik "Kontak"

Kiat untuk memulai bisnis sendiri
Kiat untuk memulai bisnis sendiri

1 comment:

Terima kasih, telah membaca tentang – Strategi berbisnis yang Cantik - Semoga Artikel ini dan memberi inspirasi dan bermanfaat.

Mohon kirinya pembaca memberikan Komennya di akhir atikel ini. ..