Iklan GanKoko

Popular Posts

Thursday, January 30, 2020

KIAT UNTUK MEMULAI BINIS SENDIRI


Memiliki Kiat untuk memulai bisnis sendiri,  maka dengan demikian dalam menjalankannya tidak akan mudah menyerah, walau tantang yang tidak ringan  .

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis.

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengelola bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Baca juga Strategi bisnis yang Cantikyaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Topik Strategi Bisnis lainnya di " Artikel " ( tombol diatas )

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, kepada yang berkunjung di artikel ini.

Mohon kiranya dapat memberikan komen dibawah artikel ini.




Kiat untuk memulai bisnis sendiri
Kiat untuk memulai bisnis sendiri

Kiat Usaha Untuk Memulai Berbisnis

 
Membahas tentang Berbisnis dengan menangkap peluang bisnis maka unsur-unsur yang mendasar adalah harus memiliki niat yang kuat untuk melaksanakan.

Memiliki kemuan yang kuat serta mau bergerak sekarang juga agar dapat terlaksana :

  • Memiliki Niat
  • Memiliki Kemauan
  • Memiliki Kemampuan
  • Mau Bergerak sekarang juga


1. Memiliki Niat


Memiliki Niat adalah unsur yang menentukan, Niat adalah awal dari suatu perbuatan untuk melaksana sesuatu.

Namun niat saja tidak cukup bila tidak sertakan kemuan untuk bergerak.

Sehingga Memiliki Niat yang kuat dan mau bererak untuk melaksanakan adalah awalnya dari hal yang di sebut diatas.

Dan akan menjadi lebih memungkinkan terlaksananya hal tersebut.


2. Memiliki Kemauan


Memiliki kemauan yang kuat dan juga unsur utama yang berikutnya, karena unsur kemauan dapat terlaksana bila saja didasari oleh niat yang kuat.

Kedua unsur ini bagaikan dua sisi mata uang yang menjadi satu kesatuan dan tidak dapat terpisahkan satu dengan lainnya

Kemauan dapat diartikan sebagai modal utama dari sebuah komitmen dari diri seseorang sehingga komitmen diri seseorang dapat terlihat kualitas komitmennya.

Kita diketahui bahwa komitmen yang berkaitan dengan kemauan untuk bergerak sekarang juga adalah awal dari kesuksesan

Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada  yang berkaitan dengan niat dan dengan kemauan.

Kemauan yang tidak akan pernah menyerah sebelum berhasil memperoleh apa yang diinginkannya dapat terlaksana.

Kualitas sebuah komitmen sangat menentukan kemauan untuk bergerak sehingga mau bergerak sekarang juga menjadi titik awal dari sebuah pergerakan.

Memiliki Kemauan adalah kunci dari segalanya, walau demikian untuk dapat memiliki sebuah kemauan itu sendiri.

Terkadang menjadi sulit manakala tidak diikuti oleh adanya Niat yang mendasarinya. Jadi kemauan harus :

  • Mau memulai sekarang juga
  • Mau menyukai apa yang dilakukannya
  • Mau belajar mendalami tentang apa yang sedang dihadapinya.
  • Mau mengambil resiko terberat sekalipun
  • Mau berbagi kepada orang disekitarnya, agar kegiatannya mendapatkan dukungan
  • Berani mengambil resiko terberat sekalipun
  • Dan lain-lain


3. Kemampuan dalam berbisnis


Merupakan kunci sukses yang ke empat adalah Kemampuan dari pelakunya.

Pelaku bisnis sebagai seorang wiraswastawan selayaknya mengetahui dan memahami seluk beluk usaha yang akan digelutinya.

Setiap pelaku bisnis untuk berbisnis menuju sukses harus Secara terus menerus mau mempertajam keakhlian.

Mau terus belajar untuk meningkatkan mengetahuan tentang rencana bisnis yang akan diujudkan merupakan hal yang sangat mutlak, kemampuan dalam hal :
  • Membuat rencana bisnis dengan konsep,
  • Menciptakan Visi dan Misi bisnis
  • Penelitian pasar
  • Pemasaran
  • Membangun Jaringan
  • Membuat Situs



4. Mulai bergerak sekarang juga.


Mulai bergerak sekarang juga untuk menciptakan peluang bisnis, dengan memulai sekarang juga dan jangan di tunda-tunda lagi.

Karena setiap detik yang ditunda untuk memulai sesuatu, berarti anda sendiri yang menundanya untuk lekas terwujud.

Sekarang, mulailah bergerak, kalau tidak sekarang, kapan lagi…?

Harus ada yang optimis terhadap apa yang ingin dilakukan bahwa rasa optimistis juga merupakan pemicu keyakinan untuk suatu keberhasilan.

Walau pada awalnya masih kekurangan di sana sini, namun jika tidak pernah untuk memulai, maka dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan.

Persoalannya adalah bagaimana untuk memulai bergerak untuk Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada.

Pada awalnya biasanya terasa sangat sulit, namun bila sudah dimulai untuk bergerak maka semuanya berjalan apa adanya.

Pada umumnya untuk memulai bergerak sering terkendala masih banyaknya  kekurangan disana sini, dan dari mana dahulu memulainya.

Untuk memulai bergerak dengan ACTION.

- Action
Action atau tindakan adalah awal dari mau memulai bergerak, mau melakukan action, mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada.

Orang yang kreatif adalah sosok yang tidak suka dengan berdiam diri dan selalu mendahulukan tindakan dalam kesehariannya.

- Creative
Sosok yang kreatif sering menciptakan dan mengembangkan sesuatu yang mungkin sebelumnya dianggap biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang.

Kreativitas sering membuat keberhasilan dan membuat nilai tambah dalam apapun yang digelutinya.

Sosok kreatif tidak jarang menghadapi tantangan dan kendala namun kendala-kendala tersebut menjadikan tantangan.

Semakin besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif.

- Trust
Trust sebagai prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri, trust berarti tekad untuk memegang kepercayaan.

Kepercayaan adalah yang harus tetap terjaga dalam diri seseorang, trust berarti percaya pada dirinya.

Pada apa yang di-ACTION-kannya. Sosok yang kreatif punya rasa percaya diri untuk melakukan Action.

- Indenpendent
Independent atau kemandirian sering menjadikan diri yang kreatif.

Pada umumnya sosok yang kreatif ingin selalu bebas dan selalu ingin mengatur apa yang dilakukannya sesuai yang ia mau.

Sosok yang kreatif biasanya mandiri dalam bekerja ia mau mewujudkan kreatifitasnya.

Walau juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan ia siap menanggungnya sebab telah memilih.

- Opportunity
Opportunity atau kejelian melihat peluang atau kesempatan adalah ciri seseorang yang kreatif, sering saja menemukan ide-ide yang bisa menjadi peluang,

Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan dan bermanfaat bagi dirinya namun juga untuk banyak orang.

- No Quit
Sosok yang kreatif  selalu saja menemukan ide-ide baru dan tak pernah menyerah dan tak pernah berhenti untuk Action

Kegagalan tak pernah dianggapnya sebagai kegagalan. Setiap kali gagal dengan cepat ia mencobanya kembali dan ACTION lagi.

Karena ia yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang telah diyakininya.



Kiat untuk memulai bisnis sendiri
Bisnis sendiri   |  Kiat Usaha Untuk Memulai Berbisnis


Kreteria Usaha Mikro, Kecil dan Menengan

(1) Kriteria Usaha Mikro adalah sebagai berikut:

a. memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau

b. memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).


(2) Kriteria Usaha Kecil adalah sebagai berikut:

a. memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

b. memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah).


(3) Kriteria Usaha Menengah adalah sebagai berikut:

a. memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau

b. memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah).


(4) Kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, huruf b, dan ayat (2) huruf  a, huruf b, serta ayat (3) huruf a, huruf b nilai nominalnya dapat diubah sesuai dengan perkembangan perekonomian yang diatur dengan Peraturan Presiden.



Kiat untuk memulai bisnis sendiri
Bisnis sendiri   |  Usaha Memulai Berbisnis Sendiri


Usaha Memulai Berbisnis Sendiri


Bisnis yang masih berskala kecil dan menengah pada umumnya 70 persen bisnis skala kecil.

Bisnis  rumahan, bisnis perorangan, industri rumah tangga gagal di tahun pertama operasinya. Sisanya yang 30 persen, terseok-seok di tahun kedua.

Dari 30 persen tadi, hanya 10 persennya saja yang selamat memasuki tahun ketiga. dan berikutnya hanya 5 persen yang beruntung.

Bertahan hidup sampai tahun kelima. konon tak sampai satu persen dari sisanya.

Mengapa sulit bisa berumur panjang dan sukses   ?

Banyak alasannya, yaitu pada umumnya dengan modal minim, kurang pengalaman, keuangan yang minim, kesalahan manajemen, sedikit relasi, dll.

Dengan kata lain bisnis "balita" (usia di bawah lima tahun) memang rawan.

Perlu pengelolaan ekstra ketat tapi dinamis, cerdas, plus kreatif. bila sedang merintis bisnis skala kecil, strategi berikut ini mungkin bisa memberikan inspirasi.


1. Rencana Bisnis 


Membuat rencana bisnis jangan terlalu banyak membuat rencana.

Bila terlampau mendalam maka dapat dikhawatirkan hanya berhasil membuat rencana, tapi tak pernah berani menjalankannya.

Namun demikian menjalankan bisnis sekecil apa pun perlu rencana. Awali saja dulu, sambil berjalan lakukan perencanaan-perencanaan matang.

Jadikan rencana bisnis sebagai arahan, bukan sebagai penghalang.


2. Amankan Modal Bisnis  


Bisnis yang masih berskala kecil biasanya modal sendiri dan itu pun terbatas jumlahnya. Bisa juga  didukung investor atau modal pinjaman.

Jika menggunakan modal pinjaman atau investor, maka hendaknya hati-hatilah mengelolanya.

Hindari perluasan biaya operasional di luar rencana bisnis  semula.

Cara  terbaik mengamankan  modal adalah dengan melakukan pengecekan posisi keuangan setiap hari. 

Amankan untuk setiap pengeluaran, seolah-olah hidupnya bisnis benar-benar tergantung dari cadangan modal tadi.


3. Potong Biaya


Penghematan biaya juga kata kunci dalam pengamanan modal. Batasi semua  biaya-biaya yang  tidak/belum diperlu.  Hindari tambahan biaya operasional.

Upayakan selalu dapat harga diskon dari supplier.

Jika beli peralatan dengan tunai mahal, beli secara kredit atau menyewa bisa jadi pilihan. Sesuaikan pilihan teknologi dengan kebutuhan.

Jika hanya butuh komputer untuk mengetik dan software program keuangan sederhana.

jangan terobsesi pada komputer super canggih yang mahal harganya.


4. Laba Real


Direkomendasikan supaya benar-benar mendapatkan laba real, bukan sekedar laba dalam pembukuan.

Banyaknya penjualan kredit yang menjadi piutang, cara penjualan secra kredit tidak mengindikasikan usaha yang menguntungkan.

Jadi jangan terjebak pada laba di atas kertas. Artinya, makin banyak transaksi tunai (cash and carry) makin bagus pula cashflow.

Salah satu sumber kebangkrutan bisnis balita  adalah kegagalan dalam mencairkan laba.


5. Kepuasan Pelanggan 


Kelangsungan bisnis ditentukan oleh kepuasan pelanggan.

Hindari konsumen diberikan produk dan pelayanan bermutu rendah.

Berilah jaminan kepuasan kepada pelanggan.

Bila memungkinkan dengan hal itu dapat memberikan after sales service (layanan purna jual).

Konsistenlah dalam memenuhi janji kepada pelnggan.

Misalkan produk yang di jual cacat, maka segeralah diganti dan tampunglah bila ada komplain dari pelanggan terhadap produk.


6. Pelanggan Produktif 


Kepuasan pelanggan harus menjadi komitmen utama, fokuslah pada pelanggan yang paling banyak memberikan laba.

Kepada merekalah kepuasan pelanggan dapat diberlakukan secara ketat.

Dari 100  pelanggan,  mungkin hanya 20 persen yang memberikan laba terbanyak.

Walau begitu perlakukan 80 persen sisanya dengan sangat bijaksana.


7. Tuailah Referral 


Referral  (rujukan) berdampak nyata terhadap pelanggan dan dapat menjadi magnet bisnis yang efektif.

Kepuasan pelanggan yang dapat di pertahankan dan dijadikan rekomendasi untuk bisnis yang sedang dijalankan.

Upayakan memiliki relasi, koneksi, sahabat dll sebanyak mungkin agar dapat membantu bisnis.

Jika  memiliki 10 persen pelanggan saja yang puas dari 500 calon pelanggan yang dimiliki prospek.

Dari 10 persen tersebut dapat merekomendasikan  produk yang dijual kepada calon pelanggan lainnya.


8. Iklan dan Promosi 


Tidak selamanya iklan dan promosi berbiaya mahal, banyak solusi untuk memasarkan produk secara beriklan untuk promosi.

Hal itu dapat juga menggunakan iklan dengan secara gratis atau yang berbayar dengan media sosial.

Agar publik tahu produk yang di jual, maka cara beriklan adalah hal yang sangat penting.

Untuk beriklan / promosi gunakanlah iklan-iklan melalui Online atau Offline.


9. Manfaatkan Koneksi 


Memanfaatkan koneksi dan  relasi bisnis adalah  sangat baik, kenalilah orang-orang di posisi kunci  seperti bagian pembelian atau marketing.

Manfaatkan semua lini di mana Anda terlibat.

Seperti lingkungan sekolah, kampus, sekitar rumah,  lingkungan kerja, organisasi sosial-politik, klub-klub hobi, dll.

Memanfaatkan koneksi bukan saja berpotensi jadi customer.

Dengan koneksi dan relasi memungkinkan memberi tambahan modal, proyek, referensi, koneksi baru, dsb.


10. Ikutilah Ekspo 


Ikutilah berbagai pameran untuk berpromosi. dengan mengikuti ekspo segala keunggulan dan keunikan produk bisa dilihat banyak orang.

Inilah kesempatan untuk memperluas networking bisnis, bertemu pelanggan potensial, dan memperoleh feedback langsung dari konsumen.

Dengan mengikuti Ekspo ada kemungkinan dapat menarik minat investor.

Penataan stan yang baik dan keramahan,  dapat menarik minat banyak pengunjung.


11. Jadilah PR (public relations)


Yang paling diabaikan oleh usaha rumahan adalah soal public relations (PR).

Sekecil apapun bisnis yang dikelolo jangan abaikan hal ini.

Kerpibadian yang hangat dan menawan dapat jadi humas yang baik. hal itu dapat mendongkrak citra  produk (bisnis).

Bila ada kesempatan, jalinlah hubungan sedekat mungkin dengan para jurnalis media cetak, televisi, maupun radio.

Dari merekalah bisnis dapat dipublikasi dengan berbiaya rendah.


12. Bentuklah Sistem 


Membentuk sistem harus dimulai agar bisnis dapat berjalan walau tanpa kehadiran fisik Anda.

Hal ini penting jika suatu saat bisnis berkembang volumenya, dan membutuhkan lebih banyak sumber daya.

Anda pun akan terlibat dalam sebuah sistem. Namun jangan terus-menerus one-man show.

Bisnis rumahan dapat diri jadi bos bagi diri Anda sendiri. Bisnis dapat sukses tidaknya bisnis itu sangat tergantung pada upaya Anda sendiri.


13. Volume Bisnis


Jika produk dan layanan menjadi nomor satu, siapkan sistem dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa menampung  pertambahan volume bisnis secara cepat.

Di sinilah diperlukan untuk memaksimalkan networking, walau harus berbagi bisnis atau berbagi order dengan tanpa kehilangan keuntungan.

Banyak bisnis rumahan mendadak dapat order berlipat ganda, namun sangat disayangkan jika tidak siap, maka order akan lewat begitu saja.


14. Fleksibel 


Fleksibel dalam mengevaluasi kinerja bisnis, peka dengan perubahan tren.

Pandai menangkap peluang, serta  berani ambil risiko, adalah karakter para entrepreneur umumnya.

Bisa saja yakin dengan  prospek bisnis dan cara-cara yang sekarang untuk menjalankannya bisnis.

Namun jangan dilupakan dan selalu bersiap-siaplah selalu untuk melakukan banyak modifikasi rencana dan inovasi strategi.

Tinggalkan cara-cara yang sudah terbukti tidak memberikan hasil, dan jangan memaksakan keyakinan diri sendiri.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Kiat untuk memulai bisnis sendiri.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik "Kontak"

Kiat untuk memulai bisnis sendiri
Kiat untuk memulai bisnis sendiri

Thursday, January 23, 2020

BISNIS YANG COCOK UNTUK DI MASA PENSIUN


Bisnis yang cocok untuk dimasa pensiun, kondisi keuangan ketika pensiun mengharuskan tetap produktif finansial, tetap bekerja juga bukan hal buruk.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis.

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengelola bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Baca juga Strategi bisnis yang Cantikyaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Topik Strategi Bisnis lainnya di " Artikel " ( tombol diatas )

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, kepada yang berkunjung di artikel ini.

Mohon kiranya dapat memberikan komen dibawah artikel ini.


Bisnis yang cocok untuk dimasa pensiun
Bisnis yang cocok untuk di masa pensiun



Namun tidak sedikit pula orang yang khawatir ketika menghadapi masa pensiun.

Ketika sudah masuk usia pensiun maka penghasilannya akan berkurang, sehingga sangat menyulitkan keluarga.

Tak heran jika persentase pensiunan yang kaya di usia sangatlah sedikit.

Sebenarnya membuka bisnis saat pensiun tidak ada salahnya, tetapi tetap harus ingat stamina yang berbeda dengan saat masih kerja.

Ada nilai plusnya ketika sudah pensiun dari pekerjaan salah satunya yakni bisa menjalankan sebuah bisnis yang sebelumnya belum pernah anda lakukan.

Dengan begini anda akan sangat menikmati masa pensiun dengan lebih nyaman. Apakah telah yakin bisnis itu pasti akan langsung sukses.

Jika  memang tidak masalah dengan risiko yang dihadapi maka membuka bisnis yang bisa menjadi solusi

Memahami Pensiun adalah salah satu masa yang mau tidak mau dihadapi setiap manusia.

Seseorang pesiunan merasa khawatir karena tidak ada pendapatan lagi, kehilangan identitas karena tidak lagi bekerja dan kebingungan dalam mengisi waktu luang.

Untuk memastikan rasa aman secara emosional dan keuangan selama pensiun.

Sebaiknya tidak perlu khawatir karena bisa mengisi waktu pensiun dengan mendirikan sebuah bisnis baru untuk mengatasi masalah finansial keluarga.

Bisnis yang tepat pastinya akan menghasilkan sejumlah keuntungan yang jauh lebih besar dari penghasilan sebelumnya.



Bisnis yang cocok untuk dimasa pensiun
Masa pensiun mengharuskan tetap produktif finansial, tetap bekerja juga bukan hal buruk.


Hal-hal yang harus diketahui dan diperiapkan untuk bisnis


Untuk bisa memulai sebuah bisnis itu tidak perlu dengan skala yang besar, karena bisnis besar tentunya modal yang harus anda persiapkan pun juga besar.

Anda bisa memulainya dengan bisnis rumahan yang mudah dan murah.

Untuk mencapai berbinis dimasa pensiun memang hal yang tidak ringan dan sangat berat, Kondisi seseorang ketika sudah memasuki masa pensiun.

Masa pensiun tentunya berbeda dengan kondisi ketika dia masih berada di usia produktif, namun demikian bukan berarti hal yang mustahil untuk mencapai sukses.

Rasa bosan pada pensiunan sebaiknya tidak dianggap sepele karena rasa bosan dapat memicu timbulnya perasaan depresi.

Pensiunan memiliki kecenderungan 40 persen lebih besar untuk mengalami depresi dibandingkan pekerja aktif.

Masa pensiun dengan waktu luang melimpah mungkin menjadi hal yang dinanti-nanti banyak karyawan atau pekerja berusia lanjut.

Akan tetapi, memiliki banyak waktu luang melimpah tak selamanya terasa menyenangkan.

Salah satu masalah yang kerap menghantui saat memiliki banyak waktu luang adalah rasa bosan.

Salah satu cara menghindari kebosanan di masa pensiun adalah dengan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat.


Kunci Sukses untuk menjalankan Bisnis

Jika memiliki jiwa berbisnis, tak ada salahnya jika pensiunan mulai merintis bisnis sendiri.

Sebagai pemilik bisnis, pensiunan memiliki waktu yang sangat banyak untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Saat bisnis mulai berjalan baik, pensiunan bisa mempekerjakan orang baru untuk membantunya agar tidak kewalahan.

Jika tak memiliki jiwa berbisnis, pensiunan tetap memiliki peluang untuk melakukan kegiatan bermanfaat dan menguntungkan.

Salah satunya dengan menekuni hobi yang selama ini mungkin terabaikan karena pekerjaan.

Kunci sukses di dalam Berbinis selain memerlukan permodalan.

Pebisnis juga harus memiliki Niat, Kemauan, Keyakinan dan Kemampuan yang memadai di bisnis yang akan/yang sedang digeluti.


Niat


Merupakan kunci sukses yang pertama sebelum memulai menjalankan usaha dimasa Pesiunan harus diwali dengan niat untuk melakukan hal-hal yang baik menurut keyakinan.

Katabijak menyatakan bahwa “Niat yang baik, dilakukan dengan, maka hasilnya pasti baik”.

Niat dalam kontek ini adalah niat untuk memulai usaha dimasa Pesiun.


Kemauan


Merupakan kunci sukses yang dua adalah kemauan, dengan kemauan yang tinggi, maka semua permasalahan berat sekalipun akan menjadi ringan.

Kemauan adalah unsur yang utama setelah niat, Kemauan untuk memulai dan menjalan usaha yang akan diujudkan.

Jalan atau tidaknya suatu rencana usaha terpulang dari kemauan dari pelakunya. Apakah Pelakunya memiliki kemauan yang kuat dan tekat telah bulat.

Maka dapat dipastikan rencana membuka usaha dapat terlaksana.

Begitu juga sebaiknya. Bila tidak memiliki kemauan, maka dapat dipastikan rencana usaha tersebut tidak akan terlaksana.


Keyakinan


Merupakan kunci sukses yang ke tiga adalah keyakinan yang kuat bahwa usaha di geluti akan sukses kelak di kemudian hari.

Dengan didasari bahwa kemauan dan kemampuan yang memadai. Maka Keyakinan harus tertanam kuat.

Karena keyakinan akan menimbulkan daya dorongan (motivasi) dan semangat pantang menyerah.

Dimana semangat pantang menyerah berbanding lurus dengan keyakinan.

Semakin meyakini dan merasa layak mendapatkan sukses, maka akan semakin ulet dan pantang menyerah.


Kemampuan


Merupakan kunci sukses yang ke empat adalah Kemampuan dari pelakunya,

Pesiunan yang akan menjalan bisnis atau sebagai seorang wiraswastawan selayaknya mengetahui dan memahami seluk beluk usaha yang akan digelutinya.

Kemampuan harus mempertimbangkan kondisi seseorang ketika sudah memasuki masa pensiun, tentunya berbeda dengan kondisi ketika dia masih berada di usia produktif.

Dari sisi kesehatan dan fisik. Namun, apa boleh buat.

Apabila situasi dan kondisi keuangan ketika pensiun mengharuskan Anda tetap produktif finansial, tetap aktif bekerja juga bukan hal buruk.

Menimbang kondisi fisik yang semakin menua.

Dalam memilih jenis usaha yang dijalankan saat pensiun adalah usaha yang tidak terlalu menguras energi dan menuntut mobilitas tinggi.


Memulai usaha sendiri dirumah


Menjalankan bisnis milik sendiri adalah hal yang menyenangkan,  namun demikian penuh dengan tekanan-tekanan.

Menjalankan bisnis milik sendiri mungkin merupakan pilihan karir dan hidup yang  baik.

Menjalankan bisnis menuntut focus dan waktu dan pengorbanan yang lainnya. Fokus.

Mulailah dengan menghayati awal pekerjaan sampai akhirnya berdiri sehingga dapat beroperasi.

Terdapat banyak opini mengenai cara memulai usaha. Baca di bawah ini untuk beberapa gagasan dasar dan garis panduan untuk memulai berbisnis.


Mendapatkan Ide

- Hasilkan ide.

Memerlukan ide untuk usaha sebelum melakukannya, ide hendaknya sesuatu yang di minati dan disukai.

Karena bisnis baru ini akan menghabiskan banyak mengorbankan waktu, uang, pikiran dan tenaga.

Mengidentifikasi tentang ide usaha yang diperlukan seperti yang belum disediakan orang lain.

Dan yang tidak tersedia disekitar tempat tinggal, atau yang dapat memberi layanan dengan lebih baik dari pada orang lain.


- Pertimbangkan apakah mungkin dilaksanakan.

Sebelum jauh dan mendalam, pastikan apakah ide dapat diterapkan dan dilaksanakan.

Akankah menghasilkan keuntungan yang cukup sehingga dapat terlaksana.


- Pastikan idenya unik.

Pastikan produk/jasa yang dihasilkan seunik mungkin. hal ini akan membantu mengeliminasi atau melawan saingan dengan signifikan.

Ini akan menjadikan usaha akan menjadi lebih sukses.

Misalkan dengan mengubah sedikit saja konsep suatu produk yang sudah ada (misal, membuat pita hijau / pita biru).


Membuat Rencana Bisnis


- Mentukan biaya operasi.

Menjalakan bisnis membutuhkan rencana bisnis yang baik untuk memberi gambaran kepada calon investor (bila ada).

Cara memulai yang terbaik adalah menentukan biaya dasar operasi.

Menentukan batas terendah dan membantu untuk menentukan berapa banyak dana yang dibutuhkan.

Untuk menghasilkan produk atau menawarkan layanan yang diinginkan.

Dengan mengetahui biaya operasi adalah hal yang penting untuk menentukan apakah usaha akan menguntungkan.

Karena akan memerlukan lebih dari pada biaya dasar, hal ini mencakup biaya produksi, pengiriman, gaji pegawai, sewa tempat kerja, dan lain-lain.


- Tentukan target pasar potensial.

Bersikap dan berpikirlah secara realistis, Secara realistis seberapa banyak orang yang telah menggunakan produk/jasa yang akan ditawarkan.

Jika responnya terlampau kecil dibandingkan biaya untuk menjalankan bisnis, hendaknya pempertimbangkan ulang atau mengubah rencana.


- Tentukan hambatannya.

Menjalankan bisnis membutuhkan perencanaan yang untuk kedepan termasuk semua masalah dan hambatan yang dapat menghalangi usaha.


Membuat Rencana Pemasaran


- Tentukan anggaran.

Setelah mendapatkan ide maka tentukan maka tentukan anggaran dananya yang harus digunakan, misalkan anggaran dananya untuk pemasaran seperti untuk iklan dan lain-lain. 


- Ide yang sesuai anggaran.

Setelah mengetahui dana yang dimiliki, maka cari tahu biaya berbagai jenis pemasaran dan upayakan ide yang sesuai yang efektif untuk jangkauan harganya.

Jika tidak mempunyai anggarannya maka diperlukan memikirkan cara menggunakan media sosial secara efektif,


- Tentukan waktu dan lokasi pemasaran.

Setelah mengetahui jenis pemasaran yang di inginkan, maka pikirkan tempat paling efektif untuk memasarkan dan tetapkan waktunya yang tepat untuk mencapai pasar yang dituju.

Hendaknya yakin menggunakan pemasaran yang sesuai yang diharapkan dan akan tertarik dengan produk atau layanan yan diberikan.


Membangun Infrastruktur


- Tentukan tempat usaha.

Menjalan usaha tentunya memerlukan ruang untuk beraktifitas.

Rumah tinggal dapat dipergunakan untuk tempat usaha jika cukup membutuhkan ruang yang kecil dan tidak memiliki pegawai, atau dapat berupa bengkel atau gudang.

Dapat juga menyewa di lingkungan yang berbiaya rendah dan memiliki strategis yang bagus untuk usaha.


- Peralatan.

Belilah semua yang diperlukan untuk mulai usaha. Pembelian dapat berupa komputer serta peralatan-peralatan lainnya yang diperlukan.

Jika kekurangan modal dengan menyewa adalah pilihan yang tepat agar tidak menghabiskan dana.


- Ciptakan sistem pembukuan yang sederhana.

Memiliki sistem pembukuan yang baik untuk membantu usaha dapat berjalan lancar dan efisien. Investasikan lemari berkas dan lain-lain sesuai kebutuhan.


Membangun Berbasis Pelanggan


- Gunakan pemasaran

Menjangkau pelanggan yang potensial dengan cara-cara tertentu agar membuat mereka ingin menggunakan usaha Produk/jasa yang ditawarkan.

Hal ini penting terutama ketika baru pertama kali memulai, yakni sebelum memiliki basis pelanggan yang berulang dan tertentu.

Beriklan dengan cara yang menarik perhatian pelanggan dengan usaha minimum dan harapannya itu lebih dari menangkap ketertarikan mereka.

Tawarkan contoh gratis kepada orang yang tepat, agar orang memuji apa yang ditawarkan.

Dari mulut ke mulut adalah cara terbaik untuk menarik pelanggan baru.

Jika Anda dapat umpan balik yang negatif, responlah secara positif dengan memperbaiki masalahnya.

Orang tidak akan menghakimi dengan kesalahan-kesalahan bila bersedia memperbaikinya.


- Gunakan penjaringan gaya lama.

Menggunakan penjaringan gaya lama misalkan mengikuti konferensi, pesta amal, pertemuan dengan para pebisnis, interaksi macam ini sangat penting untuk memulai usaha.

Karena dalam bisnis tidak dapat berjalan dalam kekosongan.

Dengan kata lain: Datangi tempat-tempat umum dan berinteraksilah dengan orang.

Gunakan hubungan pertemanan, mungkin akan bertemu dengan orang yang mungkin dapat membantu, mungkin juga dapat saling melengkapi


- Dapatkan keterampilan dalam layanan pelanggan.

Akan menjadi mahir berinteraksi dengan orang, pelajari cara memenuhi kebutuhan yang mereka sendiri tidak sadari.

Dengan berlatih diri dengan membaca maksud tersirat di perkataan orang. Cari tahu cara membuat orang senang. Jadilah menawan, yang paling penting, jadilah rendah hati.


- Milikilah situs jaringan.

Perkembangan dunia bisnis telah beranjak ke daring (Online). Bisnis apa pun yang ingin bertahan sepuluh tahun kedepan harus memiliki situs jaringan.

Dengan memiliki situs jaringan dan layanan yang tersedia di internet, akan mampu mengembangkan luas layanan dengan menembus batas daerah atau bahkan mendunia.

Orang akan menggunakannya internet untuk menghubungi, dengan mencari lokasi, mencari tahu jam operasi.

Menanyakan banyak hal tentang produk/jasa yang diberikan, memberi saran, dan mungkin bahkan membeli produk atau layanan yang diberikan.


- Dirikan sistem daring.

Jika berencana produk/jasa yang ditawakan melalui daring.

Pastikan butuh untuk mendirikan sistem bayaran daring layanan seperti Paypal, hal ini akan menjadikan sangat mudah.

Carilah apa cara yang paling sesuai untuk bisnis.

Pastikan apa pun sistem yang di gunakan itu aman. tentu tidak mau informasi atau pun informasi pelanggan dihack atau disalahgunakan.




Bisnis yang cocok untuk dimasa pensiun
Masa pensiun tetap bekerja juga bukan hal buruk.


Memilih bisnis yang cocok untuk pensiunan


Membahas tentang strategi agar tetap produktif walau sudah menjalani masa pensiun.

Kali ini akan membahas lebih jauh lagi tentang berbagai pilihan usaha atau bisnis yang dapat dipertimbangkan oleh para pensiunan.

Produktif dari sisi finansial ketika sudah memasuki usia pensiun bisa dijalankan dengan menjalankan bisnis atau berwiraswasta.

Idealnya masa pensiun diisi dengan istirahat dengan kegiatan-kegiatan fisik yang tidak terlalu menguras energi.

Kondisi seseorang ketika sudah memasuki masa pensiun, tentunya berbeda dengan kondisi ketika dia masih berada di usia produktif, dari sisi kesehatan dan fisik.

Namun, apa boleh buat. Apabila situasi dan kondisi keuangan ketika pensiun mengharuskan Anda tetap produktif finansial, tetap aktif bekerja juga bukan hal buruk.

Menimbang kondisi fisik yang semakin menua, perencana keuangan menyarankan agar kriteria pertama dalam memilih jenis usaha yang dijalankan saat pensiun

Menjalankan usaha saat pensiun tidak terlalu menguras energi dan menuntut mobilitas tinggi.

Para pensiunan lebih baik memilih bisnis Sesuai minat dengan risiko gagal rendah.

Mudah dijalankan tanpa keahlian khusus, lalu nilainya bisa terus naik tanpa harus terlibat banyak.

Pilih usaha di bidang yang selalu dibutuhkan orang dan bisa jalan langsung,

Pesiunan akan lebih enjoy menjalankan usaha ketika di usia pensiun, lebih baik memilih jenis usaha yang sesuai dengan minat masing-masing.

Tidak ada pembatasan bahwa kalau sudah pensiun, bisnisnya yang sedang-sedang saja, sekadar mengisi waktu atau menambah penghasilan.

Kendati usaha yang dirintis baru selevel usaha rumahan atau usaha kecil menengah (UKM).

Persiapan yang baik akan menaikkan probabilitas keberhasilan usaha.

Dengan kata lain, walau memulai usaha ketika usia mulai senja, seorang pensiunan tetap harus serius mempersiapkannya.

Banyak cerita sukses seseorang yang berhasil membangun bisnisnya mulai pensiun.

Pada prinsipnya, berbisnis bagi seorang pensiunan menuntut persiapan yang sama dengan memulai usaha di usia produktif, contohnya :

  • Bisnis terkait makanan atau kuliner. 
  • Bisnis pakaian atau fashion. 
  • Bisnis terkait perumahan, 
  • Developer hingga berdagang material bangunan, 
  • Bisnis di bidang kesehatan, seperti obat herbal, suplemen, klinik.
  • Bisnis otomotif, dari bengkel motor atau mobil, aksesori kendaraan, cuci mobil, sewa kendaraan.


Masa pensiun identik dengan kegiatan yang lebih santai dan juga banyak waktu, mengingat berbagai rutinitas harian di kantor sudah tidak lagi perlu dilakukan.

Dan tak dimungkiri, masa pensiun jadi momok bagi sebagian pekerja.

Tak lain dan tak bukan hal itu karena kekhawatiran kondisi keuangan yang tak memadai untuk bisa menikmati masa pensiun yang menyenangkan.

Meski sudah pensiun, berbagai kebutuhan tentu masih harus dipenuhi dengan baik.

Saat sudah tidak memiliki gaji tetap setiap bulannya, menjalankan bisnis setelah pensiun bisa menjadi pilihan yang tepat.

Tidak perlu yang rumit dan dalam skala besar, menjalankan bisnis kecil dan mudah dilakukan juga bisa jadi pertimbangan.

Saat ini, ada banyak peluang bisnis yang dapat dijalankan dengan mudah, bahkan untuk seorang pensiunan sekalipun.

Pastikan buat memilih jenis bisnis yang tepat dan sesuai dengan minat, sehingga bisnis ini akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Jadi, jangan abaikan dan pikirkan masa pensiun dari sekarang.

Biar ada gambaran yang jelas, ini tujuh pilihan usaha yang cocok dilakukan saat pensiun tiba seperti dikutip dari Cermati.com.


Membuka Bisnis Online


Bisnis online jadi salah satu jenis usaha yang paling simpel dan cocok untuk dijalankan siapa saja, termasuk para pensiunan.

Bisnis ini bisa dijalankan dengan menjual berbagai barang yang diproduksi sendiri atau bahkan sekadar menjadi reseller atau perantara.

Bisnis yang satu ini bahkan bisa dijalankan dengan modal yang terbatas atau hanya mengandalkan modal layanan internet saja.

Meski terlihat sederhana, penghasilan dari bisnis online ini juga cukup menjanjikan.


Menekuni Bisnis Agro


Jika pensiun di daerah atau bahkan pindah ke daerah setelah masa pensiun tiba, bisnis yang satu ini bisa menjadi pilihan tepat.

Agrobisnis bisa dimulai dengan membeli atau menyewa sebidang tanah menggunakan dana pensiun yang didapatkan.

Selanjutnya, tanah ini bisa diolah menjadi lahan pertanian atau bahkan perkebunan dan ditanami dengan berbagai jenis tanaman yang menghasilkan.

Ada banyak jenis tanaman yang bisa dijadikan pilihan, seperti: sayuran, buah, berbagai macam bunga, atau tanaman herbal dan obat-obatan.


Memulai Bisnis Laundry


Jika tinggal di kawasan yang padat penduduknya seperti perumahan, bisnis laundry ini akan menjadi pilihan tepat.

Bisnis ini bisa dijalankan dengan modal kecil sekalipun, yakni dengan membeli beberapa unit mesin cuci dan juga setrika.

Jika tidak sanggup menjalankannya sendiri, merekrut beberapa orang karyawan juga bisa menjadi pertimbangan.

Selain di kawasan perumahan, bisnis laundry ini juga cocok dijalankan di lokasi sekitar kampus atau bahkan perkantoran yang banyak mahasiswa dan pekerja.


Usaha Jasa Pengiriman Barang atau Ekspedisi


Bisnis jasa pengiriman barang atau menjadi agen ekspedisi juga bisa menjadi pilihan yang tepat setelah masa pensiun.

Saat ini, kehadiran bisnis online yang berkembang dengan pesat sudah menjadi peluang yang menjanjikan di bidang yang satu ini.

Banyak orang yang membutuhkan layanan ekspedisi dan banyak perusahaan yang bisa dijadikan sebagai mitra.

Sehingga bisnis yang satu ini tidak akan sulit untuk dijalankan.


Membuka Toko Kue dan Roti


Jika memiliki keahlian dalam membuat kue dan roti atau panganan kecil lainnya, membuka toko kue setelah pensiun juga bisa jadi pertimbangan.

Hal ini akan terasa menyenangkan, apalagi jika sejak awal memang sudah menjadikannya sebagai hobi.

Pilihlah lokasi bisnis yang tepat, seperti kawasan perumahan atau bahkan sekitar sekolahan yang selalu ramai.

Jangan lupa untuk membuat berbagai kue yang enak dan disukai banyak orang, sehingga bisnis ini bisa berjalan dengan lancar.


Buka Rental Kendaraan


Selain mudah dan tidak membutuhkan banyak tenaga, rental kendaraan ini juga bisa dijalankan dalam skala kecil.

Rental kendaraan menjadi salah satu pilihan bisnis yang tepat untuk dijalankan para pensiunan.

Jika tidak memiliki modal yang cukup banyak.

Usaha rental seperti ini juga bisa dijalankan bersama teman atau keluarga yang punya kendaraan untuk disewakan.

Bisnis yang satu ini masih sangat menjanjikan, apalagi jika dijalankan di lokasi tepat seperti wilayah yang sering menjadi tujuan wisata.

Tetu saja, penghasilan dari bisnis ini cukup besar, terutama di masa-masa liburan.

Jadi, dari pada ada kendaraan menganggur, lebih baik dimanfaatkan untuk menghasilkan uang.


Bisnis Properti atau Kos-kosan


Hindari untuk memilih bisnis yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, apalagi yang tidak dipahami dengan baik.

Pilih yang Simpel dan Sesuai Minat Memulai bisnis setelah masa pensiun bisa menjadi pilihan tepat, mengingat masih ada berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi.

Jika memiliki modal yang cukup besar, menjalankan bisnis properti tentu bisa menjadi pilihan yang tepat untuk para pensiunan.

Pemilihan lokasi yang strategis tentu akan sangat menentukan kesuksesan bisnis yang satu ini.

Pilih lokasi untuk membangun kos-kosan dekat dengan area perkantoran atau kampus dan sekolah.

Bisnis ini bisa dilakukan dengan cara membeli sebidang tanah dan membangun rumah atau kos-kosan dengan beberapa kamar yang bisa disewakan.

Pilih bisnis yang simpel dan sesuai minat, sehigga lebih mudah untuk dijalankan dan bisa menghasilkan.



Bisnis yang cocok untuk dimasa pensiun
Masa pensiun mengharuskan tetap produktif finansial.


Strategi dalam menjalankan bisnis dimasa Pensiun


Masa pensiun dengan waktu luang melimpah mungkin menjadi hal yang dinanti-nanti banyak karyawan atau pekerja berusia lanjut.

Akan tetapi, memiliki banyak waktu luang melimpah tak selamanya terasa menyenangkan.

Salah satu masalah yang kerap menghantui saat memiliki banyak waktu luang adalah rasa bosan.

Berbisnis tidak hanya untuk mereka yang muda melainkan juga bagi para pensiunan pun, pada umumnya.

Di masa pensiun orang akan lebih suka menghabiskan waktu bersama anak cucu dan istirahat dirumah secara total.
 
Yang disayangkan adalah semua usaha yang pernah di lakukan dari mulai relasi bisnis.

Pengalaman, pengaruh dan bahkan gelar yang di perjuangkan dari dulu akan hilang begitu saja.

Sungguh di sayangkan jika masa pensiun tiba kemudian tiba-tiba off bekerja begitu saja.

Selain itu, jika di usia pensiun tidak melakukan apa-apa selain berada di rumah.

Anda benar-benar menjadi nol saat itu. Maka, keputusan berbisnis di usia pensiun adalah hal yang sangat tepat.

Hanya saja, Anda tidak boleh memaksakan diri. Beberapa strategi bisnis untuk usia pensiun berikut ini ;


Mulailah dengan apa yang Anda suka


Benar, usia pensiun sangat rawan dengan post-power syndrome yaitu dimana mereka yang pensiun merasa insecure.

Merasa tidak aman, gelisah, bimbang, bingung, takut, khawatir dan berbagai bentuk lainnya.

  • Jika ini dibiarkan maka akan berpengaruh pada kesehatan, maka dari itu mulailah berbisnis yang di suka.
  • Jika suka binatang ternak, maka beternaklah
  • Jika suka memancing, maka buatlah kolam pemancingan ikan dan lain sebagainya.


Manfaatkan relasi


Tentunya pada saat di usia produktif memiliki banyak relasi atau kenalan.

Maka manfaatkan relasi yang ada untuk membantu bisnis Anda.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki kolam ikan maka jadikan pemancingan.

Ajaklah relasi Anda untuk datang ke kolam pemancingan dan bersantai serta rekreasi saat mereka sedang senggang atau saat libur.

Pada saat bersantai ajaklah untuk mengiklankan kolam pemancingan ini kepada temannya atau bahkan ajak untuk membuat gathering.

Tentunya setiap jenis usaha memiliki kesempatan untuk ditingkatkan melalui jaringan relasi.


Tidak perlu target muluk-muluk


Mentargetkan sesuatu yang kemudian akan memacu semangat Anda untuk terus bekerja.

Tentunya tidak sama dengan pada saat di usia produktif.

Anda bisa saja memiliki target pencapaian karena beberapa hal. Anda membutuhkan sesuatu yang lebih rileks

walaupun dengan membuka usaha Anda tidak perlu mentargetkan sesuatu dari mulai penjualan, markerting dan lain sebagainya.

Biarkan bisnis berjalan secara alami dan lakukan yang bisa di lakukan, tidak perlu mepaksakan.


Manfaatkan keahlian dan pengalaman


Jika Anda memiliki keahlian di bidang IT, maka bisa dengan membuka perusahaan bidang IT dan diisi oleh orang-orang IT.

Pengalaman dan keahlian yang Anda miliki sudah seharusnya dimanfaatkan.

Jika Anda memiliki keahlian di bidang mengajar, maka buatlah lembaga bimbingan belajar dan rekrut mahasiswa atau guru untuk menjadi guru privat tersebut.

Sudah tentu di usia pensiun Anda sudah memiliki keahlian serta pengalaman.

Maka keahlian dan pengalaman juga bisa dimanfaatkan untuk memulai bisnis di usia pensiun.


Jangan jalankan bisnis sendiri


Langkah yang tepat jika ingin membuat bisnis yang kompetitif dan aktif serta menginginkan untuk eksis.

Maka harus merekrut orang yang tepat dan bisa dipercaya.

Pastikan betul hanya merekrut pimpinannya yang merupakan orang yang tepat serta bisa Anda percaya.

Orang yang tepat adalah pondasi berbisnis sedangkan orang yang dipercaya

Kepercayaan adalah aset yang sangat berharga karena bersinggungan langsung dengan eksistensi dan keuntungan bisnis atau perusahaan.

Walau Anda menjadi pengusaha, bukan berarti Anda akan menjalankan semuanya sendiri.

Anda harus membuat rencana dengan merekrut orang-orang yang tepat yang akan menjalankan bisnis tersebut.

Bisnis yang dipilih bisa apa saja karena yang akan menjalankan adalah orang lain.

Bahkan, bisnis ini juga bisa memiliki target-target, rencana-rencana serta pengembangan yang serius.

Tentunya bisnis yang di jalankan tidak dapat dengan santai karena memiliki banyak pesaing.




Bisnis yang cocok untuk dimasa pensiun
Masa pensiun tetap produktif finansial



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah membaca Bisnis yang cocok untuk dimasa pensiun.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "


Bisnis yang cocok untuk dimasa pensiun
Bisnis yang cocok untuk di masa pensiun


Tuesday, January 21, 2020

CARA MENGELOLA ARUS KAS YANG BAIK


Cara mengelola arus kas yang baik dan benar agar aliran uang kas masuk dan uang keluar bisnis dapat berjalan lancar sesuai dengan tujuan dan harapan.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis.

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola bisnis.

Memiliki Strategi bisnis yang cantik untuk berbisnis adalah merupakan kunci sukses.

Dengan menerapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsisten agar terhindar dari gagal manajemen.

Baca juga “ Strategi bisnis yang Cantik “ yaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Topik Strategi Bisnis lainnya di " Artikel "

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, kepada yang berkunjung di artikel ini.

Mohon kiranya dapat memberikan komen dibawah artikel ini.



Cara mengelola arus kas yang baik
Cara mengelola arus kas yang baik



Arus kas metode langsung dan metode tidak langsung


Laporan arus kas adalah untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran dari seluruh kegiatan operasi.

Seperti transaksi pembiayaan/pendanaan, transaksi investasi, maupun kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama periode tertentu.

Dengan kata lainnya adalah merupakan. Laporan Arus Kas Keuangan juga biasa disebut sebagai cash flow Report.

Menurut studi bahwa, terdapat 82% bisnis gagal karena buruknya manajemen arus kas.

Dalam menjalankan sebuah bisnis, arus kas adalah hal penting yang harus diperhatikan.

Arus kas merupakan arus masuk dan keluarnya sejumlah kas, ataupun setara kas.

Laporan arus kas yang berguna sebagai indikator jumlah kas di masa datang dan membantu dalam penilaian atas rencana arus kas yang telah dibuat sebelumnya.

Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan arus kas sebuah bisnis yaitu mengurangi umur piutang, menambah umur utang, dan mengurangi umur persediaan.

Laporan arus kas ini juga bisa menjadi alat pertanggungjawaban arus kas masuk dan keluar selama periode laporan.

Dalam penyusunan laporan arus kas terdapat 2 metode yaitu, metode langsung dan tidak langsung. berikut ini perbedaan kedua metode tersebut.


Penyusunan Laporan Arus Kas


Terdapat 2 (dua) bentuk penyajian dalam menyusun laporan arus kas, yang pertama metode direct (langsung) dan yang kedua metode indirect (tidak langsung).

Laporan arus kas langsung dan tidak langsung dapat dilihat dari cara penyusunannya.

Metode ini, harus melaporkan kelompok-kelompok penerimaan dan pengeluaran kas dari kegiatan operasional.

Dilanjutkan dengan kegiatan investasi dan pembiayaan. Metode langsung penyusunannya dilakukan berdasarkan pada buku kas/bank. 

Sedangkan pada metode tidak langsung, penyusunannya dilakukan berdasarkan laporan laba-rugi dan neraca.

Laba/rugi bersih harus disesuaikan dengan cara mengoreksi pengaruh dari transaksi bukan kas.

Penangguhan atau akrual dari penerimaan atau pembayaran kas untuk kegiatan operasional.

Masa lalu dan masa depan, serta unsur penghasilan atau beban yang berkaitan dengan arus kas investasi atau penerimaan.


Kelebihan Metode Langsung dan Tidak Langsung


Metode ini menggolongkan berbagai kategori utama dari kegiatan operasional.

Metode langsung memiliki kelebihan dalam hal melaporkan sumber dan penggunaan kas yang ada pada laporan arus kas.

Metode ini lebih mudah dimengerti dan dapat memberikan informasi yang lebih banyak.

Sehingga dapat memudahkan pengusaha dalam mengambil keputusan.

Sedangkan metode tidak langsung lebih memusatkan pada perbedaan laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasi.

Sehingga dapat menunjukkan hubungan antara laporan laba-rugi, neraca, dan arus kas.

Untuk membuat laporan arus kas dengan metode ini lebih mudah.

Karena data yang diperlukan dapat dengan mudah, dan biaya yang dikeluarkan lebih mudah dibanding metode langsung.

Perbedaan metode langsung dan tidak langsung dalam penyusunan laporan arus kas tidak terlalu signifikan.

Pemilihan metode ini hanya memengaruhi bagian dari kegiatan operasional perusahaan.

Sedangkan bagian dari kegiatan investasi dan pembiayaan akan tetap sama.
 
Walau kedua metode tersebut memiliki kelebihan yang berbeda satu sama lain, pastinya diharus untuk memilih metode yang sesuai dengan kebutuhan.




Cara mengelola arus kas yang baik
Arus kas  |  Bekerja sama dalam mencapai bersama dalam sukses


Cara Mengelola Arus Kas yang baik


Permasalahan pada arus kas sering terjadi pada bisnis kecil dan menengah karena masih banyak yang tidak melakukan pencatatan keuangan dengan baik.

Banyak pengeluaran dan pemasukan (perbedaan penerimaan dan pendapatan dalam akuntansi) yang tidak diketahui.

Pemilik bisnis kecil biasanya merasa malas atau melihatnya dengan sebelah mata, alasanya bisnisnya masih berskala dan omzet bisnis masih kecil.

Faktanya untuk setiap jenis usaha walau hanya skala kecil wajib membuat laporan keuangan karena memiliki manfaat yang sangat penting.

Posisi keuangan bisnis dalam keadaan baik atau buruk dapat diketahui dari laporan keuangan.

Laporan keuangan memudahkan untuk mendapatkan pendanaan atau mengajukan pinjaman ke bank.

Jika diketahui bahwa perputaran uangnya tergolong kecil tidak perlu khawatir asalkan kondisi usaha dalam keadaan baik.

Cara terbaik mengelola arus kas sebagai berikut.


Mencatat Semua Pemasukan dan Pengeluaran


Mencatatkeu semua pemasukan dan pengeluaran keuangan bisnis.

Walau seseorang yang tidak mendalami pengetahuan ilmu akuntansi sehingga tidak paham cara mencatat arus kas yang benar.

Namun setidaknya catatan yang bisa dimengerti oleh diri sendiri.

Jika bisnis sudah semakin berkembang dan bertambah besar maka laporan arus kas sudah harus dibuat dengan benar.

Mungkin sudah saatnya untuk menyewa seorang akuntan agar pencatatan transaksi bisnis perusahaan menjadi lebih baik.


 Rekening Bisnis di Bank


Untuk memiliki rekening tabungan atau giro di bank tergolong mudah, cepat, dan murah.

Memiiliki rekening akan lebih mudah untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran bisnis dengan mudah melalui mutasi saldo atau rekening koran pada setiap bulan.

Jika usaha atau bisnis telah mulai beroperasi, tidak usah menunggu hingga besar barulah membuat rekening bisnis di bank.

Rekening bisnis dan rekening pribadi harus terpisah agar tidak terjadi kesalahan tentang keberadaan uang.


Evaluasi Setiap Bulan


Evaluasi pemasukan dan pengeluaran harus dilakukan setiap bulan.

Perhatikan pemasukan dan pengeluaran. Evaluasi juga performa bisnis, produk, karyawan dan lain lainnya.

Memiliki Arus kas yang kurang baik, strategi bisnis tidak bisa berjalan dengan baik, sehingga kemungkinan bisnis akan gagal atau bangkrut.

Manajemen arus kas yang baik akan memudahkan para pebisnis untuk menentukan strategi pengembangan bisnis sesuai perkembangan akuntansi yang tepat.


Hitung Pengeluaran dengan Teliti


Berhemat dari pengeluaran yang tidak menunjang bisnis. Namun demikian tetap perhatikan agar minimalisasi pengeluaran tidak membuat bisnis menurun.

Pengeluaran yang terlalu banyak atau boros bisa menyebabkan arus kas perusahaan menjadi tidak baik.

Perhatikan dan pastikan daftar pengeluaran dan unsur sistem akuntansi yang bisa menunjang bisnis, bukan sekadar pengeluaran yang tidak penting.


Bayaran Gaji Pekerja Tepat Waktu


Hak yang harus mereka terima tidak boleh ditunda karena bisa memengaruhi arus kas perusahaan.

Jika tanggal pembayaran gaji jatuh pada hari libur maka pembayaran harus dilakukan sehari sebelumnya.

Pekerja telah merelakan waktu dan tenaganya untuk bekerja, sehingga kegiatan bisnis bisa berjalan lancar maka gaji harus dibayarkan tepat waktu setiap bulannya.


Piutang dan Perketat Persyaratan Kredit


Setiap usaha biasanya memiliki jenis jenis piutang kepada pihak lain atau rekanan sehingga jadwal penagihan harus dibuat.

Hindari pihak atau pelanggan yang sering lewat jatuh tempo saat membayar.

Jika diperlukan karena sudah terlalu sering, berilah denda kepada pihak yang telat membayar. Hal ini juga sudah diterapkan oleh perusahaan besar seperti bank.

Beberapa cara tersebut cukup efektif untuk dilakukan agar bisnis berkembang.

Lakukan penelitian kepada calon pelanggan untuk menghindari risiko kredit macet karena piutang yang tidak terbayarkan

Atau terlalu lama tertunda bisa mengacaukan arus kas perusahaan.

Buatlah laporan arus kas bisnis dengan benar sehingga keadaan keuangan bisa lebih diketahui secepatnya.

Laporan keuangan perusahaan yang baik akan memudahkan pebisnis dan pihak terkait untuk mengambil keputusan penting.



 Cara mengelola arus kas yang baik
Arus Kas | Walau dengan beban berat, untuk mencapai sukses suatu keharusan


Tip cara arus kas dilaksanakan

 

Tips


Walaupun sulit, laporan arus kas bisa dimanipulasi agar terlihat lebih baik.

Misalnya dengan menunda pembayaran atau pelunasan utang, menjual sekuritas (misalnya: wesel, saham, obligasi, dan surat berharga).

Aatau menjurnal balik biaya yang sudah dibebankan pada periode sebelumnya.


Banyak perusahaan yang memublikasikan laporan keuangan, terutama untuk menarik calon investor yang ingin membeli saham.

Pelajari cara membuat laporan arus kas dengan mencari panduan untuk membuat laporan arus kas .


Peringatan


Arus kas dari aktivitas operasi harus dibandingkan dengan penerimaan dari kegiatan operasi perusahaan yang tercantum dalam laporan laba bersih.

Jika arus kas dari aktivitas operasi lebih kecil daripada laba bersih.

Kemungkinan Anda membukukan transaksi penjualan yang tidak dibayar tunai atau terjadi kesalahan saat membuat laporan arus kas.


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca " Cara mengelola arus kas yang baik ".

Semoga yang telah diulas diatas memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "


Cara mengelola arus kas yang baik
Cara mengelola arus kas yang baik

MEMULAI BERBISNIS SENDIRI DENGAN PELUANG DAN POTENSI YANG ADA


Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada, maka kemungkinan besar akan terbuka luas untuk mendapatkan kesuksesan kemudian hari.

Bisnis perumahan banyak yang sukses menjadi besar dan tidak sedikti pula yang gagal dalam berbisnis.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis.

Naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengelola bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Baca juga “ Strategi bisnis yang Cantik “yaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Topik Strategi Bisnis lainnya di " Artikel "

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, kepada yang berkunjung di artikel ini.

Mohon kiranya dapat memberikan komen dibawah artikel ini.




 Memulai bisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
 Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada


Konon bisnis rumahan, bisnis perorangan, industri rumah tangga yang benar-benar berumur panjang dan sukses, konon tak sampai satu persen.

Pada umumnya gagal di tahun pertama operasinya. Sisanya yang 30 persen, terseok-seok di tahun kedua.

Dari 30 persen tadi, hanya 10 persennya saja yang selamat memasuki tahun ketiga.

Berikutnya hanya 5 persen yang beruntung bertahan hidup sampai tahun kelima

Pertanyaannya mengapa demikian ....??

Pada umumnya memulai berbisnis atau merintas usaha bagaikan "Balita" (usia di bawah lima tahun) memang rawan perlu kesabaran dalam merawatnya.

Pada awal-awal berbisnis biasanya "gugup" cobaan (tantangan) datang bertubi-tubi sehingga menjadi "gagap".






Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
Kiat memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada


Kiat memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada


Kelemahan dan kekurangan juga menjadi masalah bersar, contohnya kelemahan dalam pendanaan.

Kelemahan strategi bisnis yang sedang digeluti serta kelemahan dalam mengelolanya (manajemen bisnisnya)

Lalu apa yang harus dilakukan.....??

Jika Anda ingin berbisnis atau sedang merintis bisnis skala kecil, barangkali 14 strategi berikut ini bisa memberi inspirasi.

Rencana Bisnis


Ingin berwiraswasta jangan terlalu banyak membuat rencana.

Dikhawatirkan hanya berhasil dalam membuat rencana semata, tanpa berani memulai dan menjalankannya.

Ada benarnya bahwa untuk menjalankan bisnis memerlukan perencanaan.

Sambil menjalankan bisnis buatlah perencanaan yang matang sebagai rujukan dalam menjalan bisnis, bukan sebagai halangan.


Amankan Modal


Berbisnis untuk skala kecil umumnya permodalan menjadi masalah utama, ada baiknya bisnis didukung oleh investor (pinjaman).

Diperlukan kehati-hatian dalam mengelolanya. Hindari dari biaya-biaya yang tidak urgen (mendesak).

Cara terbaik mengamankan modal adalah dengan secara rutin memantau aliran keuangan (cash Flow) setiap saat.


Penghematan Biaya


 Dalam penghematan biaya adalah kata kunci pengamana modal, hindari dari biaya-biaya yang belum urgen, terutama dalam biaya operasional.

Usahakan agar selalu mendapatkan potongan biaya (discount) dari supplier maupun dari pihak lainnya.

Jika membutuhkan sarana untuk operasioanal, maka upayakan sehemat mungkin.


Laba Tunai


Upayakan agar Anda benar-benar mendapatkan keuntungan (laba) secara tunai.

Bukan sekedar laba sekedar dalam pembukuan (terlampau banyak dalam bentuk piutang).

Semakin banyak transaksi per Kas (transaksi tunai) maka akan bagus dan mempermudah cash flow.

Yang sering terjadi ke gagalan dalam berbisnis adalah tidak terkelolanya Cash Flow dengan baik.


Kepuasan Pelanggan


Kepuasan pelanggan adalah "kunci keberhasilan dalam bisnis."  Kelangsungan dalam bisnis ditentukan oleh kepuasan pelanggan.

Berikan konsumen produk dan pelayanan bermutu rendah.

Berilah pelanggan kepuasan khususnya layanan paska jual (after sales service).

Dengan demikian maka Kelangsungan bisnis Anda dapat dipertahankan.


Pelanggan Produktif


Komitnen untuk kepuasan kepada kosumen merupakan hal yang utama dan prioritas, khususnya kepada pelanggan yang telah memberikan banyak keuntungan.

Berikalah service sebaik mungkin kepada pelanggan yang loyal pelanggan yang fanatik terhadap produk-produk kita.

Sesungguh sangat sulit mendapatkan pelanggan yang loyal pelanggan yang fanatik terhadap produk-produk kita.


Tuailah Referal


Dampak nyata kepuasan pelanggan adalah rekomendasi pada bisnis Anda. Setiap orang paling apes punya 50 teman dekat, relasi, atau, koneksi.

Jika punya 10 pelanggan saja yang puas, maka asal hitung saja Anda punya 500 prospek baru.

Kalau pelanggan puas, tak perlu ragu meminta rekomendasi mereka. Banyak referal (rujukan) bisa Anda dapat.

Untuk bisnis tertentu (misalnya jasa konsultasi), surat-surat kepuasan pelanggan bisa jadi magnet bisnis yang efektif.


Iklan dan Promosi


Perluaslah jaringan bisnis dengan membuat iklan dan promosi, tujuannya adalah agar produk-produk cepat dikenal secara luas.

Banyak cara memperkenalkan produk agar cepat dikenal secara lebih  luas.

Gunakan iklan yang berbiaya rendah atau gratisan dengan menggunakan media sosial.

Seperti Facabook, istagram atau dengan membuat web site gratisan.


Manfaatkan Koneksi


Perluaslah jaringan (networking) Anda dengan memanfaatkan melalui koneksi dan relasi.

Serta upayakan dan dekati orang-orang kunci dalam pembelian atau orang-orang marketing.

Manfaatkan semua lini dimana Anda terlibat seperti di lingkungan lingkungan rumah, sekolah, kampus, perkantoran, clup-clup organisasi dll.

Dengan demikian produk-produk Anda secara cepat dikenal.


Ikutlah Ekspo Bisnis


Saat ini dimana-mana daerah sering kali mengadakan ekspo serta berbagai pameran untuk mempromosi suatu produk.

Inilah kesempatan untuk memperluas networking bisnis, dengan mengikuti acara tersebut

Kemungkinan banyak mendapat pembelajaran atau calon-calon pelanggan baru.

Ada kemungkinan akan dapat mendapatkan investor.


Jadilah public relations (PR)


Sekecil apa pun bisnis Anda jangan abaikan hal ini, kepribadian yang hangat.

Menawan bisa menjadi humas yang baik serta dapat mendongkrak citra produk (bisnis) Anda.

Bila ada kesempatan jalinlah hubungan dengan para jurnalis media cetak, televisi, radio dll.

Dari merekalah Anda dapat mempublikasikan dengan biaya rendah.


Bentuklah Sistem


Bisnis rumahan menjadikan bos bagi diri Anda sendiri.

Maka sukses tidaknya bisnis itu sangat tergantung pada upaya Anda sendiri.

Anda pun akan jadi sebuah sistem. Namun jangan terus-menerus one-man show.

Anda harus mulai membentuk sistem yang memungkinkan usaha itu bisa berjalan walau tanpa kehadiran fisik Anda.

Ini penting jika suatu saat bisnis berkembang volumenya, dan membutuhkan lebih banyak sumber daya.


Volume Bisnis


Memaksimalkan jaringan (net working) bisnis untuk berbagi order tanpa kehilangan keuntungan.

Banyak bisnis rumahan mendadak mendapatkan order berlipat ganda.

Sangat di sayangkan bila Anda tidak siap dalam menerima order tersebut.

Maka persiapkan sumber daya manusia yang bisa menghandel dan menampung pertambahan volume bisnis secara cepat.


Fleksibel


Tinggalkan cara-cara yang sudah terbukti tidak memberikan hasil/

Bisa saja Anda yakin dengan prospek dari sebuah bisnis yang akan Anda jalankan atau yang sedang berjalan.

Namun dengan demikian anda juga harus bersiap untuk dapat melakukan modifikasi rencana dan inovasi strategis.

Anda pun harus lebih fleksible pada perubahan atau trend yang sedang berkembang.

Bisa mengevaluasi kinerja bisnis, serta berani ambil risiko.




Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
 Berbisnis sendiri dengan menangkap peluang
 

Berbisnis dengan menangkap peluang bisnis


Membahas tentang Berbisnis dengan menangkap peluang bisnis maka unsur-unsur yang mendasar adalah harus memiliki niat yang kuat untuk melaksanakan.

Memiliki kemuan yang kuat serta mau bergerak sekarang juga agar dapat terlaksana :
  1. Memiliki Niat
  2. Memiliki Kemauan
  3. Mau Bergerak sekarang juga

Memiliki Niat 


Memiliki Niat adalah unsur yang menentukan, Niat adalah awal dari suatu perbuatan untuk melaksana sesuatu.

Namun niat saja tidak cukup bila tidak sertakan kemuan untuk bergerak.

Sehingga Memiliki Niat yang kuat dan mau bererak untuk melaksanakan adalah awalnya dari hal yang di sebut diatas.

Dan akan menjadi lebih memungkinkan terlaksananya hal tersebut.


Memiliki Kemauan


Memiliki kemauan yang kuat dan juga unsur utama yang berikutnya, karena unsur kemauan dapat terlaksana bila saja didasari oleh niat yang kuat.

Kedua unsur ini bagaikan dua sisi mata uang yang menjadi satu kesatuan dan tidak dapat terpisahkan satu dengan lainnya

Kemauan dapat diartikan sebagai modal utama dari sebuah komitmen dari diri seseorang.

Sehingga komitmen diri seseorang dapat terlihat kualitas komitmennya.

Kita diketahui bahwa komitmen yang berkaitan dengan kemauan untuk bergerak sekarang juga adalah awal dari kesuksesan

Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada  yang berkaitan dengan niat dan dengan kemauan.

Adalah kemauan yang tidak akan pernah menyerah sebelum berhasil memperoleh apa yang diinginkannya dapat terlaksana.

Kualitas sebuah komitmen sangat menentukan kemauan untuk bergerak sehingga mau bergerak sekarang juga menjadi titik awal dari sebuah pergerakan.

Kemauan adalah kunci dari segalanya, walau demikian untuk dapat memiliki sebuah kemauan itu sendiri.

Terkadang menjadi sulit manakala tidak diikuti oleh adanya Niat yang mendasarinya.

Jadi kemauan harus :
  • Mau memulai sekarang juga
  • Mau menyukai apa yang dilakukannya
  • Mau belajar mendalami tentang apa yang sedang dihadapinya.
  • Mau mengambil resiko terberat sekalipun
  • Mau berbagi kepada orang disekitarnya, agar kegiatannya mendapatkan dukungan
  • Berani mengambil resiko terberat sekalipun
  • Dan lain-lain

Kemauan yang kuat dapat memicu :
  • Meningkatkan potensi terhadap diri sendiri
  • Memiliki semangat kerja
  • Fokus terhadap usaha yang ditekuni
  • Bijaksana dalam pekerjaannya
  • Kemauan yang kuat untuk suatu keberhasilan


Mulai bergerak sekarang juga.


Mulai bergerak sekarang juga untuk menciptakan peluang bisnis, dengan memulai sekarang juga dan jangan di tunda-tunda lagi.

Setiap detik yang ditunda untuk memulai sesuatu, berarti anda sendiri yang menundanya untuk lekas terwujud.

Sekarang, mulailah bergerak, kalau tidak sekarang, kapan lagi…?

Harus ada yang optimis terhadap apa yang ingin dilakukan bahwa rasa optimistis juga merupakan pemicu keyakinan untuk suatu keberhasilan.

Pada awalnya masih kekurangan di sana sini, namun jika tidak pernah untuk memulai, maka dapat dipastikan tidak akan pernah berjalan.

Persoalannya adalah bagaimana untuk memulai bergerak untuk Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada. 

Seperti pepatah, ‘Beginning is Difficult’ ( Permulaan yang sulit )

Permulaan itu biasanya terasa sangat sulit, namun bila sudah dimulai untuk bergerak maka semuanya berjalan apa adanya.

Pada umumnya untuk memulai bergerak sering terkendala masih banyaknya kekurangan disana sini.

Dan dari mana dahulu memulainya. Untuk memulai bergerak harus ACTION.

A = ACTION
Action atau tindakan adalah awal dari mau memulai bergerak, mau melakukan ACTION, mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada.

Orang yang kreatif adalah sosok yang tidak suka dengan berdiam diri dan selalu mendahulukan tindakan dalam kesehariannya.

C = CREATIVE
Sosok yang kreatif sering menciptakan dan mengembangkan sesuatu yang mungkin sebelumnya dianggap biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang.

Kreativitas sering membuat keberhasilan dan membuat nilai tambah dalam apapun yang digelutinya.

Sosok kreatif tidak jarang menghadapi tantangan dan kendala namun kendala-kendala tersebut menjadikan tantangan.

Semakin besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif.

T = TRUST
Trust sebagai prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri, trust berarti tekad untuk memegang kepercayaan Karena sadar.

kepercayaan adalah yang harus tetap terjaga dalam diri seseorang, trust berarti percaya pada dirinya, pada apa yang di-ACTION-kannya.

Sosok yang kreatif punya rasa percaya diri untuk melakukan ACTION.

I  = INDEPENDENT
Independent atau kemandirian sering menjadikan diri yang kreatif.

Pada umumnya sosok yang kreatif ingin selalu bebas dan selalu ingin mengatur apa yang dilakukannya sesuai yang ia mau.

Sosok yang kreatif biasanya mandiri dalam bekerja ia mau mewujudkan kreatifitasnya.

Walau juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan ia siap menanggungnya sebab telah memilih.

O = OPPORTUNITY
Opportunity atau kejelian melihat peluang atau kesempatan adalah ciri seseorang yang kreatif, sering saja menemukan ide-ide yang bisa menjadi peluang,

Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan dan bermanfaat bagi dirinya namun juga untuk banyak orang.

N  = NO QUIT
Sosok yang kreatif  selalu saja menemukan ide-ide baru dan tak pernah menyerah dan tak pernah berhenti untuk ACTION.

Kegagalan tak pernah dianggapnya sebagai kegagalan. Setiap kali gagal dengan cepat ia mencobanya kembali dan ACTION lagi.

Karena ia yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang telah diyakininya.





Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
Memulai berbisnis sendiri dengan peluang




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah membaca Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "

Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang ada
Memulai berbisnis sendiri dengan peluang dan potensi yang dimiliki