Iklan GanKoko

Popular Posts

Friday, April 12, 2019

MENYUSUN RENCANA STRATEGI PEMASARAN

Menyusun rencana strategi pemasaran yang mencantumkan target pasar, cara memasarkan, membangun relasi kepada pelanggan dan cara penjualan.

Memiliki Strategi bisnis yang cantik untuk berbisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menerapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.

Baca juga “ Strategi bisnis yang Cantik “ yaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Topik Strategi Bisnis lainnya di " Artikel "

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis, naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis, naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola bisnis, serta bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya dan bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Menyusun rencana strategi pemasaran
Menyusun rencana strategi pemasaran


Rencana pemasaran dan strategi yang akan dijalankan


Rencana pemasaran adalah strategi pemasaran yang akan dijalankan. Memiliki rencana pemasaran sangat membantu dalam menawarkan produk dan jasa kepada target pangsa pasar secara efektif dan efisien.

Bagaimana cara menyusun Rencana Pemasan yang sesuai kebutuhan ?

Simak ulasannya dibawah ini.

menyusun rencana pemasaran harus mencantumkan target pangsa pasar, cara memasarkan produk, strategi membangun relasi dengan prospek pelanggan, dan bagaimana cara melaksaan transaksi dalam penjualan.


1. Melakukan Analisis Situasi


Melakukan analisis situasi bertujuan untuk mengetahui aspek pemasaran, menganalisis apakah rencana yang telah ditetapkan masih perlu disesuaikan atau perlu dirubah.

Segera melakukan evaluasi misi dan tujuan perusahaan bila belum menentukan misi dan tujuan perusahaan, hal ini untuk memastikan apakah rencana pemasaran yang telah ada sudah mendukung tercapainya tujuan.


2. Memahami keunggulan dan tantangan dalam aspek pemasaran. 


mengetahui kekuatan dan keunggulan perusahaan merupakan aspek yang penting. Apa yang membuat pelanggan tertarik dengan produk / jasa yang ditawarkan ?

atau Mengapa Pelanggan lebih memilih produk / jasa dari pesaing ?

Ketahuilah Pelanggan akan lebih suka dengan produk / jasa dengan perusahaan yang memiliki keunggulan. Oleh sebab itu,


  • Tentukan kekuatan dan keunggulan

Dengan menunjukan kekuatan dan keunggulan produk kepada pembeli agar memiliki daya tarik kepada pelanggan. Hal tersebut merupakan aspek internal yang akan memengaruhi tingkat kepuasan kepada pelanggan.


  • Mengefisiensikan biaya 

Dengan biaya yang efisien merupakan hal yang menentukan kekuatan perusahaan, yang pada akhirnya pelanggan mendapatkan kepuasan dalam pelayanan. Pelanggan mendapatkan kemudahan untuk mengakses dan mendapatkan layanan.


  • Memiliki keistimewaan produk

Dalam persaingan dapat dengan memanfaatkan kekuatan atau menjalankan operasional perusahaan dengan baik. Berusahalah untuk mencari tahu mengapa mereka tidak memilih produk lain, dan apa yang mendasari mereka memilih.


  • Pastikan kelemahan dan kekurangan perusahaan

Kelemahan dan kekurangan merupakan aspek internal yang selalu menjadi pertimbangan oleh pelanggan. Dengan mengetahui kelemahan dan kekurangan maka tentukan cara mengatasinya.

Jika hal ini tidak segera diatasi, maka kelemahan tersebut akan menjadi sumber kekuatan bagi pesaing.


3. Melakan riset pangsa pasar 


Lakukan riset pangsa pasar yang diingin, pastikan dahulu calon pembeli produk/jasa yang ditawarkan sebelum menentukan strategi pemasaran, dengan demikian, dapat menentukan di mana dan bagaimana akan beriklan.

tidak bisa membentuk persepsi bahwa produk/jasa yang di tawarkan mampu memenuhi kebutuhan mereka. sebelum mengetahui calon pembeli secara mendetail.


  • Melakukan riset demografi

Untuk mengetahui tentang usia, jenis kelamin, lokasi, dan penghasilan prospek pelanggan, termasuk kondisi psikologis mereka.


  • Manfaatkan data resmi

Data resmi yang bersumber dari pemerintah tentang kondisi pasar dan industri yang menyajikan informasi harga dan biaya berdasarkan kategori tertentuyang berasal dari negara, propinsi, kota, dll.


  • Jajaki kemungkinan untuk berkonsultasi

Untuk berkonsultasi dengan badan atau institusi yang mengadakan riset atau analisis kecenderungan pasar dan industri.


  • Lakukan riset persaingan. 

Melakukan riset persaingan agar mengetahui dengan tepat apa kelebihan dan kekurangan pesaing dan dapat mengetahui apa yang tidak diberikan oleh pesaing serta apa yang dapat bisa menawarkan kepada pelanggan.

Apakah mereka menawarkan produk/jasa dengan harga yang lebih murah?

Pelayanan yang lebih cepat?

Jika ya, bagaimana mereka melakukannya?

Apakah dengan melakukan efisiensi biaya dalam kegiatan operasional mereka?

Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing adalah salah satu cara mencapai sukses.


4. Memahami peluang dan kendala eksternal. 


kondisi persaingan, kondisi pasar yang fluktuatif, pelanggan, atau klien adalah merupakan aspek eksternal yang memengaruhi performa perusahaan.

Agar dapat menyusun rencana pemasaran sesuai kebutuhan maka berusahalah mencari tahu berbagai faktor yang dapat memberikan dampak pada performa perusahaan


  • Perubahan kebutuhan/keinginan pelanggan yang secara terukur, dan apa yang diinginkan atau yang dibutuhkan pelanggan, Mulailah dengan menganalisis kecenderungan pasar.
  • Perhatikan dan amati kecenderungan dari kondisi di sektor keuangan yang dapat memengaruhi. misal, kenaikan tingkat inflasi atau semakin banyaknya orang menggunakan metode pembayaran virtual. 
  • Jika memiliki bisnis yang melayani institusi publik yang besar seperti kantor pemerintah, dan ingat bahwa kondisi keuangan dengan anggaran yang sangat ketat membuat pelanggan lebih berhati-hati dalam alokasi biaya. 


Dalam menentukan strategi bisnis atau rencana pemasaran maka fokuslah dalam memberikan layanan yang berkualitas dengan harga yang paling murah.

Menyusun rencana strategi pemasaran
Menyusun rencana strategi pemasaran yang akan dijalankan


Rencana pemasaran dari aspek Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan



Melakukan survei dengan mengirimkan surat adalah cara mendapatkan masukan tentang kekuatan dan kelemahan perusahaan. Setelah itu, susunlah rencana pemasaran berdasarkan kekuatan dan aset perusahaan yang paling bermanfaat.

Jika memiliki jumlahnya besar dan terorganisasi dengan baik, maka sebaiknya  mengirimkan formulir survei via kurir.


1. Melalukan Survei Untuk mengatasi kelemahan perusahaan.


Pelanggan mungkin bersedia memberikan masukan, namun sering terkendala oleh kesibukan atau tidak tahu cara menyampaikannya.


• Buatlah survei/kuesioner secara singkat yang simpel. 

Jika ingin melakukan survei yang lebih mendetail, kirimkan formulir survei berukuran kartu pos atau setengah halaman folio.


• Ajukan pertanyaan yang jawabannya singkat.

dan lakukan survei hanya dengan mengajukan pertanyaan pilihan ganda. ajukan pertanyaan dengan pilihan ganda, tetapi berikan juga kesempatan kepada pelanggan untuk memberikan penjelasan singkat.

Contohnya:

Apa yang paling disukai dari produk/jasa yang kami tawarkan ?

Apa yang masih terasa kurang memuaskan?

Perbaikan apa yang perlu kami lakukan ?

Untuk mendapatkan informasi tentang kekuatan dan kelemahan perusahaan yang berkaitan dengan tingkat kepuasan pelanggan

Bisa juga mengajukan pertanyaan “Apakah Anda mau merekomendasikan produk/jasa kami kepada teman atau kolega Anda ?

Mohon berikan alasannya.”


• Siapkan amplop un tuk balasan yang sudah ada alamat perusahaan dan berperangko agar lebih mudah dan lebih praktis bagi pelanggan.

• Jika ingin menggunakan cara ini, buatlah anggaran keuangan dengan menghitung estimasi biaya cetak dan pengiriman formulir termasuk balasan dari pelanggan.


2. Survei melalui surel. 


Untuk menjalin hubungan kepada pelanggan kirimkan buletin bulanan. Survei melalui surel (email) adalah cara yang paling mudah jika sudah ada alamat surel pelanggan.

Melalui surel (email), bisa mengajukan pertanyaan yang sama seperti melakukan survei yang dikirim  bukan cara surel

Akan tetapi, survei dengan mengirim surel (email) kadang-kadang masuk ke direktori spam.

Akibatnya, tidak akan mengetahui secara pasti berapa banyak surel yang diterima oleh pelanggan dan sulit memastikan apakah pelanggan mau mengisi formulir yang mereka terima.


3. Survei melalui telepon. 


Melakukan survei yang menggunakan komunikasi secara tatap muka,  maka jangan melakukan survei melalui telepon. Karena survei melalui telepon belum tentu cocok untuk semua orang.

Survei melalui telepon sering menemui kegagalan, karena ada yang merasa terganggu saat dihubungi melalui telepon,

Atau mungkin merasa terganggu atau membuat kesal orang yang ditelepon. Wawancara via telepon berbeda dengan survei tertulis, sebab survei memalui telpon tidak mendapatkan jawaban tertulis.

Ajukan pertanyaan apakah mereka mau merekomendasikan produk/jasa kepada orang lain ?

Ajukan pertanyaan yang sama seperti dalam survei tertulis. Dan mintalah kepada pelanggan untuk menjelaskan kekuatan dan kelemahan perusahaan.


4. Wawancara langsung. 

Komunikasi secara langsung sangat bermanfaat untuk mengetahui keinginan pelanggan dan mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki dalam bisnis.

Cara wawancara langsung adalah cara yang cukup efektif dan mudah dilakukan, tetapi perlu membuat rencana yang matang jika ingin melakukan survei melalui wawancara langsung.

Wawancara langsung tidak perlu bertanya secara lengkap selama wawancara, tetapi cukup dengan mengobrol santai sambil mencatat pesanan atau membantu pelanggan seperti biasa.

Menyusun rencana strategi pemasaran
Menyusun rencana strategi pemasaran dengan kekuatan dan kelemahan


Pengumpulan Informasi dalam rangka rencana pemasaran



1. Mengupulkan informasi. 


Menganalisis hasil survei yang diperoleh dan tentukan cara mengembangkan perusahaan. Bandingkan dengan kendala yang dihadapi sehari-hari.

Misal dengan kondisi pasar saat ini dan proyeksi pasar, memperkira kenaikan biaya yang, lokasi dan demografi yang memberikan performa penjualan terbaik, dan pesaing di lokasi dan target demografi yang sama.


2. Menentukan target kerja. 

Saat menyusun rencana pemasaran tentukan target untuk setiap personal yang bertanggung jawab di bagian pemasaran. Selain itu tentukan juga target yang harus dicapai sesuai tanggung jawab tersebut.

Berikan jabatan tertentu kepada orang-orang yang akan menjalankan rencana pemasaran dan tentukan tanggung jawab masing-masing.


3. Merumuskan target pemasaran. 


Dalam merumuskan target pemasaran, apakah menginginkan untuk memperluas pangsa pasar, mempromosikan layanan/produk baru kepada pelanggan yang sudah ada.

Memperluas pangsa pasar ke lokasi baru / demografi yang baru, atau melakukan sesuatu yang sama sekali baru.

Apa yang ingin Anda capai dengan menyusun rencana pemasaran ?

Tujuan menyusun rencana pemasaran adalah untuk dapat menjadi panduan dalam melaksanakan pemasaran.

• Rencana pemasaran harus selaras dengan rencana bisnis.

• Saat menyusun rencana pemasaran, tentukan target yang bisa diwujudkan dan terukur. Jika tidak menentukan target maka akan kesulitan mengukur performa penjualan serta akan sulit untuk menentukan pendekatan atau strategi yang efektif.

• Gunakan indikator untuk mengukur performa perusahaan, misalnya kenaikan penjualan, kenaikan unit penjualan/produksi, kenaikan indeks kepuasan pelanggan, atau kenaikan jumlah pelanggan baru.


4. Tentukan cara menyampaikan informasi kepada prospek pelanggan. 


Rencana pemasaran harus mempertimbangkan 3 kategori prospek:

Menyusun rencana strategi pemasaran
Menyusun rencana strategi pemasaran dengan prospect


Pikirkan berbagai cara untuk menyampaikan informasi pemasaran kepada semua prospek dengan menentukan strategi yang paling tepat sesuai kategori tersebut.


5. Menetapkan strategi rencana pemasaran sesuai tujuan perusahaan. 


Menentukan target pemasaran dan prospek pelanggan adalah untuk menentukan langkah berikutnya yaitu langkah pencapaian target dan membangun relasi dengan prospek pelanggan.

Yang paling umum digunakan untuk menentukan berbagai strategi pemasaran :

• Strategi pemasaran dapat dilakukan dengan cara mengundang pelanggan ke perusahaan, atau melakukan kegiatan lain agar dapat respon / kesan positif dari Pelanggan. misalnya dengan  mengadakan acara makan malam, kegiatan sosial, dan lain-lain.

• Kegiatan dengan sebagai ajang promosi selalu membawa kesuksesan karena promosi dengan cara ini membuat pelanggan akan menyukai produk/jasa yang ditawarkan. misalnya dengan cara promosi melalui media sosial dan berikan produk gatisan.

• Pertimbangkan dengan meminta seseorang atau sekelompok yang sudah terkenal untuk menjadi sponsor yang sudah menggunakan produk. Mereka dapat memberikan testimoni melalui media sosial.

Cara yang diatas sudah terbukti ampuh namun belum tentu sesuai dengan anggaran biaya yang umumnya sangat mahal,

• Lakukan promosi dengan membuat tayangan iklan yang cerdas atau menarik. Iklan akan menginformasikan dan akan memberi gambaran bisnis secara menyeluruh melalui promosi tertentu adalah cara yang sangat efektif.


6. Menggunakan peran media sosial. 


Menggunakan media sosial menjadi salah satu komponen dalam menyusun rencana pemasaran karena peran media sosial sangat bermanfaat untuk mempromosikan produk.

Peran media sosial dapat menginformasikan produk baru, diskon, beriklan, dan berkomunikasi dengan pelanggan atau prospek pelanggan. Salah satu cara beriklan yang sangat efektif dan paling murah adalah melalui berbagai media sosial.

• Gunakan selalu media sosial
Menggunakan media sosial secara terus menerus agar pelanggan selalu teringat. misal dengan membuat websit atau blog lalu unggahlah informasi atau tautan yang menunjukkan bahwa perusahaan mampu mengatasi masalah pelanggan.

• Memprosikan produk
Dengan melakukan diskusi tentang topik tertentu, di saat yang sama akan mengetahui preferensi mereka dan membuat mereka lebih mengenal merek produk/jasa yang ditawarkan.

Di waktu yang sama sambil melakukan promosi, dan mengadakan survei merupakan cara melibatkan pelanggan dalam bisnis.


7. Membuat anggaran. 

Buatlah anggaran yang realistis dengan mempertimbangkan kondisi saat ini dan target pertumbuhan perusahaan.

Walaupun memiliki ide-ide spektakuler untuk memasarkan produk dan menjangkau pelanggan, anggaran yang terbatas maka harus memikirkan ulang lagi strategi tersebut.

• Evaluasi kondisi keuangan saat ini. 
membuat anggaran yang realistis berarti mempertimbangkan besarannya anggaran yang tersedia  Jangan membuat anggaran yang terlalu optimis

membuat anggaran yang terlalu optimis tersebut berharap bahwa pemasaran pasti berhasil, sebab akan dapat mengalami defisit jika rencana tersebut gagal.

• Mulailah mengalokasikan dana
 Dengan mengalokasian dana untuk aktivitas pemasaran sedikit demi sedikit sesuai kemampuan. Pilihlah media iklan yang sudah terbukti memberikan tingkat keberhasilan yang paling tinggi dalam menjangkau pelanggan baru.

• Jangan takut mengubah rencana.
Gunakan media yang lain yang sesuai dengan rencana dan anggaran agar supaya waktu dan dana yang dikeluarkan untuk beriklan lebih bermanfaat. Jika salah satu media iklan tidak efektif.


Menyusun rencana strategi pemasaran
Menyusun rencana strategi pemasaran dengan mengumpulkan informasi


Menyusun Rencana Pemasaran


1. Mulai membuat laporan. 


Dengan laporan dibuat akan memperoleh gambaran lengkap dan mendetail dari setiap aspek yang dibutuhkan. Laporan ini menyajikan informasi penting tentang produk/jasa dan ringkasan dari seluruh dokumen pendukung .

2. Tentukan target pemasaran. 


Langkah berikutnya adalah menggunakan hasil riset untuk menentukan pangsa pasar.

Gunakan cara praktis untuk menjelaskan demografi pangsa pasar, yaitu dengan mencantumkan setiap aspek pangsa pasar (misalnya: usia, jenis kelamin, lokasi, atau pekerjaan jika cukup relevan).

Setelah itu, jelaskan preferensi mereka terkait produk/jasa yang Anda tawarkan.


3. Buat semua target pemasaran. 


Jangan membuat target pemasaran yang telalu banyak, target pemasaran dilakanakan untuk tahun depan. Gunakan kriteria SMART saat menentukan target :


  • Specific ( spesifik )
  • Measurable ( terukur ) 
  • Attainable ( bisa tercapai )
  • Realistis ( realistis )
  • Timely ( memiliki tenggat )



4. Tentukan strategi pemasaran. 


Strategi pemasaran adalah cara menjual keunggulan kompetitif perusahaan. Hal ini akan lebih jelas setelah mengumpulkan informasi dan menyusun rencana pemasaran.

Merealisasikan rencana pemasaran dengan menjabarkan strategi pemasaran dengan berfokus pada keunggulan kompetitif perusahaan.

Strategi pemasaran menjelaskan cara menjangkau pelanggan, dan harus berfokus pada apa yang di identifikasikan sebagai kebutuhan pelanggan dan bagaimana keunggulan kompetitif yang mampu memenuhi kebutuhan Pelanggan.


5. Buat anggaran Rencana pemasaran. 


Buat anggaran pemasaran perlu menghitung jumlah anggara atau dana yang harus di keluarkan dan cara memanfaatkannya.

misalnya ; Rp 5.000.000 untuk melakukan perjalanan pameran perdagangan, Rp 5.000.000 untuk beriklan Rp 200.000 untuk membuat brosur, Rp 1.000.000 untuk aktivitas promosi baru, dan Rp 2.000.000 untuk mengoptimalkan situs web dan lainnya yang berkaitan dengan pemasaran.


6. Buatlah rencana pemasaran jangka pendek. 


Jangan menganggap bahwa rencana pemasaran akan berjalan mulus tanpa rintangan. Sebaiknya melakukan evaluasi rencana pemasaran minimal satu kali dalam setahun.

Menentukan hal-hal yang sedang berprogres berdasarkan informasi, dan menentukan perubahan yang diperlukan berdasarkan rencana penjualan. Cara ini sangat membantu melihat target yang sudah tercapai,

Melakukan evaluasi secara objektif, Jika target tidak tercapai, diskusikan untuk mencari tahu penyebab kegagalan, maka perlu dipertimbangkan lagi seluruh rencana pemasaran jika performa tidak bagus.

Jika target tidak tercapai maka harus meninjau ulang rencana pemasaran dan mengevaluasi keberhasilan atau kegagalannya dan  membuat lagi rencana sesuai kebutuhan.


Menyusun rencana strategi pemasaran
Menyusun rencana strategi pemasaran untuk menentukan strategi



Tips untuk menyusun strategi rencana pemasaran



  • Integrasikan kebutuhan dan gagasan dari semua elemen ke dalam rencana pemasaran. dan pastikan juga rencana ini selaras dengan rencana bisnis, misi, visi, dan nilai keyakinan.
  • Lakukan evaluasi rencana pemasaran minimal satu kali setahun untuk menentukan apakah strategi yang digunakan membawa hasil sesuai dengan harapan dan menentukan hal-hal lain yang membawa kegagalan.
  • Faktor yang terus berubah seiring berjalannya waktu dan faktor lainnya yang penting dalam menyusun rencana pemasaran yang bersifat dinamis. Strategi rencana pemasaran harus selalu dievaluasi dan diperbaharui.



Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca " Menyusun strategi rencana pemasaran ", Semoga yang telah diulas diatas memberi manfaat serta menginspirasi.

Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "

Menyusun rencana strategi pemasaran
Tip untuk menyusun rencana strategi pemasaran

1 comment:

Terima kasih, telah membaca tentang – Strategi berbisnis yang Cantik - Semoga Artikel ini dan memberi inspirasi dan bermanfaat..