Iklan GanKoko

Popular Posts

Saturday, February 23, 2019

STUDI KELAYAKAN PENTING UNTUK BERBISNIS

Studi kelayakan penting untuk berbisnis, sarana pengambilan keputusan layak/tidaknya bisnis, mencegah kerugian dan keterlanjuan dalam berinvestasi.

Memiliki Strategi bisnis yang cantik untuk berbisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menerapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.

Baca juga “ Strategi bisnis yang Cantik “ yaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Topik Strategi Bisnis lainnya di " Artikel "

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis, naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.

Studi Kelayakan penting untuk berbisnis
Studi Kelayakan penting untuk berbisnis



Studi Kelayakan dapat dilakukan sebagai upaya untuk memperoleh analisis kelayakan bisnis mampu dijalankan dengan baik atau tidaknya, studi kelayakan dalam bisnis menyangkut banyak aspek.

Diantaranya adalah aspek hukum, sosial, ekonomi, budaya, manajemen perusahaan, aspek teknis dan teknologi dan sebagainya.


Pentingnya Studi Kelayakan untuk Berbisnis



Studi Kelayakan penting untuk bisnis adalah suatu sarana atau alat untuk pengambilan keputusan apakah rencana usaha akan di tindak lanjuti atau tidak. Dengan Studi Kelayakan Usaha dapat mencegah dari keterlanjuran dalam berinvestasi dalam bisnis,

Studi kelayakan dapat juga memberi gambaran atas rencana usaha apakah mempunyai prospek baik dan seberapa jauh memberi manfaat kedepan.juga merupakan salah satu syarat yang penting untuk memulai usaha atau untuk pengembangkan usaha.

Menjadi pra syarat kelengkapan untuk pengajuan kredit bagi calon debitur baik usaha besar menengah maupun kecil. Calon investor mempunyai kepentingan dalam menilai

Pentingnya Studi Kelayakan dalam bisnis yang akan didanainya, juga pemerintah dalam pemberian ijin operasional juga mensyaratkan laporan Studi Kelayakan (SK).

Membangun usaha bisnis tentunya memerlukan dana yang relatif besar,sehingga kehati-hatian dalam perhitungan dan analisis harus benar-benar matang valid dan akurat agar pada saat mengesekusi keputusan yang sangat penting bagi pengusaha maupun untuk pengambil keputusan yang optimal.

Dapat terpenuhinya semua aspek yang ada akan membuat kepercayaan banyak pihak di dalam realisasi bisnis, usaha tersebut dapat mendukung keberhasilan bisnis yang dijalankan, banyak pihak yang berkepentingan terhadap studi kelayakan, diantaranya adalah sebagai berikut:


1. Studi Kelayakan dalam Berbisnis



  • Pelaku bisnis dan para investor
Pihak pelaku bisnis / pemilik bisnis dan pihak investor memiliki kepentingan terhadap studi kelayakan dalam bisnis khususnya sebagai jaminan bahwa akan ada kemungkinan pemasukan profit yang besar melalui studi kelayakan bila bisnis dijalankan.

Kepentingan utamanya tak lain bagaimana modal bisa dikembalikan dengan segera serta memperoleh keuntungan dan manfaat dari bisnis.

  • Pihak kreditur
Kepercayaan dari pihak kreditur khususnya pihak perbankan juga memiliki kepentingan dalam studi kelayakan, yakitu kepentingan untuk mendapatkan kepastian keamanan dan kelancaran pengembalian dana yang disalurkan berupa kredit, sehingga studi kelayakan salah satu syarat.

  • Pihak pemerintah
Studi kelayakan juga sangat dibutuhkan oleh pihak pemerintah, bisnis yang dijalankan, kepentingan pemerintah terkait studi kelayakan, akankan terciptanya peluang kerja akan muncul dengan adanya bisnis baru yang muncul.

Upaya penghematan devisa serta pendapatan dari masyarakat yang diharapkan mampu meningkat dengan baik.

  • Pihak masyarakat
Masyarakat juga memiliki kepentingan terhadap studi kelayakan, kepentingan masyarakat adalah di bidang ekonomi, bagaimana kehadiran bisnis akan memberi manfaat serta memberi dampak positif bagi kondisi ekonomi masyarakat sekitar.

Seperti penerimaan tenaga kerja, kepentingan lingkungan  dan lainnya. Perlu tidaknya studi kelayakan terpulang pada besar kecilnya modal investasi, untuk bisnis kecil yang studi kelayakan biasanya jarang dilakukan.

Banyak tidak pihak yang terlibat di dalam bisnis yang dijalankan juga mempengaruhi perlu tidaknya studi kelayakan dilakukan.


2. Tujuan membuat Studi Kelayakan untuk Berbisnis



  • Studi Kelayakan untuk Berbisnis untuk memberikan arah
Studi Kelayakan untuk Berbisnis untuk memberikan arah yang jelas dan fokus serta memberikan informasi yang valid terhadap rencana investasi yang akan di lakukan. Studi kelayakan juga sebagai media untuk dasar pengambilan keputusan yang tepat.

  • Studi Kelayakan untuk Berbisnis untuk dapat memperkirakan
Studi Kelayakan untuk bisnis untuk dapat memperkirakan menganai resiko awal yang mungkin saja terjadi. Sehingga sangat berguna sebagai penunjang kelancaran tugas dalam melakukan penilaian suatu usaha baru, pengembangan usaha baru, atau menilai kembali usaha yang sudah ada.

  • Studi kelayakan penting untuk dipergunakan sebagai bahan penarik investor.
Bagi pihak investor, studi kelayakan ditujukan untuk melakukan penilaian dari kelayakan usaha untuk menjadi masukan yang berguna.

Pentingnya Studi Kelayakan untuk bisnis Karena sudah di kaji dengan berbagai aspek, sehingga dapat dijadikan dasar bagi investor untuk membuat keputusan investasi yang lebih obyektif.


3. Mengoptimalkan Studi Keyakan Bisnis


Studi kelayakan usaha adalah penelitian tentang " Dapat / Tidaknya " suatu usaha dilaksanakan dengan berhasil. Keberhasilan dalam artian bermanfaat bagi masyarakat luas yang bisa berwujud penyerapan tenaga kerja.

Pentingnya Studi Kelayakan penting untuk berbisnis dan Pemanfaatan sumber daya yang ada maksud dari pada analisa kelayakan usaha ialah untuk memperbaiki pemilihan investasi. antara berbagai macam usaha.

Adalah suatu alat atau sarana untuk, pengambilan keputusan, dan erat kaitannya dengan perencanaan usaha, aspek utama dalam melakukan studi kelayakan usaha, karena begitu pentingnya sehingga menjadi hal yang harus dicermat.

Didalam perencanaan usaha sangat diperlukan dalam kegiatan bisnis yang akan dilakukan maupun yang sedang berjalan agar tetap berada dijalur yang benar sesuai dengan yang direncanakan, maka studi kelayakan usaha, yaitu :

  • Studi Kelayakan Usaha
studi kelayakan usaha adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu usaha dilaksanakan dengan berhasil.

Keberhasilan dalam artian bermanfaat bagi masyarakat luas yang bisa berwujud penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan sumber daya yang ada maksud dari pada analisa kelayakan usaha ialah untuk memperbaiki pemilihan investasi. antara berbagai macam usaha.

  • Rencana Penanaman Modal Usaha
Suatu usaha didalam rangkaian kegiatan investasi, diharapkan mendapatkan manfaat (benefit / profit) dimasa yang akan datang.

Sedangkan yang dimaksudkan oleh pihak penanaman modal (investasi) adalah semua pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan oleh investor (pemerintah / swasta) untuk pembelian barang-barang / jasa.

Modal kerja yang diperlukan dalam rangka investasi. Kredit investasi merupakan pinjaman untuk pembelian peralatan, mesin, kendaraan yang dapat dibedakan.

Sedangkan kredit modal kerja, Misalnya untuk pembangunan suatu usaha baru ataupun untuk perluasan suatu pabrik yang sudah ada, serta untuk pembiayaan operasional usaha, untuk penambahan persediaan (bahan mentah, bahan pembantu dan sebagainya.

Studi Kelayakan penting untuk berbisnis
Studi Kelayakan dengan Asumsi


  • Analisis Ekonomi Dan Analisis Finansial
perbedaan penekanan pada model studi kelayakan usaha suatu perencanaan berdasarkan analisis ekonomi dan analisis keuangan (finansial) dengan Asumsi penanaman modal usaha dibiayai dengan permodalan sendiri dan Asumsi usaha yang dibiayai oleh pihak lain.

  • Strategi Perencanaan Usaha
Proses dan strategi perencanaan adalah sebuah pembahasan kondisi pasar, kekuatan dan kelemahan pesaing, kebutuhan pelanggan, , kondisi ekonomi, sosial politikdan hukum , perkembangan teknologi dan peluang serta hambatan bagi perusahaan hal ke tersedianya berbagai sumberdaya yang ada.

  • Siklus Usaha
Dalam rangka rencana pengembangan usaha untuk usaha kecil dan menengah, di haharapkan mengerti dan paham tentang pengertian siklus usaha dan pinjaman (kredit) kepada Bank.

Dengan memahami pengertian kedua siklus ini, diharapkan mampu memudahkan bagi calon pengusaha pada tahapan sebelum kredit, pada tahapan proses akad kredit maupun pada tahapan setelah kredit itu dapat terlaksana.

Studi Kelayakan penting untuk berbisnis
Studi Kelayakan dengan siklus usaha


Rencana Penanaman Modal Usaha adalah suatu rangkaian kegiatan investasi, diharapkan mendapatkan manfaat (benefit / profit) dimasa yang akan datang. Sedangkan yang dimaksudkan oleh pihak penanaman modal (investasi).

Semua pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan oleh investor (pemerintah / swasta) untuk pembelian barang-barang/jasa, Modal kerja yang diperlukan dalam rangka investasi. Kredit investasi merupakan pinjaman untuk pembelian peralatan, mesin, kendaraan yang dapat dibedakan 

Sedangkan kredit modal kerja. Misalnya untuk pembangunan suatu usaha baru ataupun untuk perluasan suatu pabrik yang sudah ada, serta untuk pembiayaan operasional usaha, untuk penambahan persediaan (bahan mentah, bahan pembantu dan sebagainya).

Studi Kelayakan penting untuk berbisnis
Studi Kelayakan dengan perhitungan yang cermat


Aspek penting dalam Studi Kelayakan Bisnis



1. Aspek Pasar


Latar belakang Aspek Pasar yang bisa menjelaskan mengenai kronologis produk dan alasan mengapa objek tersebut dipilih,serta kondisi pasar atas produk secara umum. Pada aspek pasar dan pemasaran calon pebisnis perlu meninjau beberapa hal penting tentang produknya.

Studi Kelayakan penting untuk berbisnis dalam Riset pasar maupun data sekunder yang didapat dari sumber lain, misalnya data BPS, dan laporan publikasi. Berikutnya adalah masalah permintaan yang berisi tentang data jumlah permintaan terhadap produk berdasarkan data primer hasil survey.

Dalam kontek Aspek Pasar juga menjelaskan tentang metode penetapan harga yang digunakan, dan berapa harga yang ditetapkan untuk produk yang akan dilaunching. Perlu juga mendefinisikan produk yang menjelaskan tentang kualitas, spesifikasi, kemasan, bentuk fisik, material yang digunakan, dan nama produk (brand),

Calon pelaku bisnis juga perlu menentukan posisi yang tepat, apa saja kekuatan dan kelemahan perusahaan saat ini, dan peluang serta ancaman apa yang akan dihadapi oleh perusahaan dengan menggunakan analisis SWOT. Jalur distribusi ke konsumen.

Aspek Pasar didalam hal promosi, menentukan media apa yang akan digunakan untuk mempromosikan produk, berapa biayanya dan dalam waktu berapa lama.

Selain juga strategi pemasaran yang digunakan untuk menentukan kebijakan yang akan diambil oleh calon pelaku bisnis berdasarkan data-data sebelumnya.

Menentukan langkah dan strategi bisnis yang tepat atau keputusan strategi, sehingga produk dan perusahaan akan berhasil dalam persaingan.

Dari penulusuran-penulusuran tersebut barulah calon pelaku bisnis bisa melakukan penilaian kelayakan, apakah objek studi berdasarkan aspek pasar dan pemasaran ini dapat dinilai layak atau tidak.

Setelah mendapatkan data permintaan, selanjutnya dari data tersebut di proyeksikan ke depan (proyeksi permintaan) didalam Aspek Pasar,  bagaimana kecenderungan permintaannya, ada kenaikan atau sebaliknya.

Sementara pada bagian penawaran menjelaskan tentang jumlah produk sejenis yang ditawarkan oleh perusahaan lain, atau jumlah produk sejenis yang ada di pasaran.

Volume produksi perusahaan – perusahaan sejenis, sumber data lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah data dari pengguna produk sejenis.

Aspek Pasar berdasarkan hasil analisis sebelumnya yaitu permintaan dan penawaran, maka dapat dilakukan analisis peluang yaitu selisih antara demand dan supply.

Studi Kelayakan penting untuk berbisnis
Studi Kelayakan dari aspek pasar


Setelah mendapatkan data permintaan, selanjutnya dari data tersebut di proyeksikan ke depan (proyeksi permintaan) didalam Aspek Pasar,  bagaimana kecenderungan permintaannya, ada kenaikan atau sebaliknya.

Sementara pada bagian penawaran menjelaskan tentang jumlah produk sejenis yang ditawarkan oleh perusahaan lain, atau jumlah produk sejenis yang ada di pasaran, volume produksi perusahaan - perusahaan sejenis.

Sumber data lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah data dari pengguna produk sejenis. Aspek Pasar berdasarkan hasil analisis sebelumnya yaitu permintaan dan penawaran, maka dapat dilakukan analisis peluang yaitu selisih antara demand dan supply.


2. Aspek Tehnis


Aspek teknis dan produksi, deskripsi produk, mesin, seleksi produk, deskripsi produk, mesin dan teknologi yang akan digunakan, lokasi usaha, proses produksi, lay out fasilitas mesin dan pabrik, serta luas dan kapasitas produksi.
  • Lokasi Usaha
  • Alternative lokasi
  • Transportasi
  • Biaya
  • Pendapatan Marjinal
  • Luas usaha
  • Layout tempat usaha


3. Aspek Keuangan (Finansial)


Aspek keuangan (finansial) dan ekonomi, bisa dilihat masalah seperti modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, penilaian investasi, yang kemudian bisa membuat analisa dengan rasio keuangan dalam bentuk tingkat likuiditas atau rasio profitabilitas misalnya.

Aspek Keuangan (Finansial) untuk pemasalahan modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, penilaian investasi, membuat analisa dengan rasio keuangan dalam bentuk tingkat likuiditas atau rasio profitabilitas misalnya.
  • Agar studi kelayakan usaha dapat memberikan hasil yang maksimal, serta memberikan sumber data yang actual dan valid.
  • Dana untuk Investasi
  • Sumber Dana
  • Prakiraan penerimaan (Penjualan)
  • Biaya
  • Laba Rugi
  • Aliran Kas (Cash Flow)
  • Proyeksi Keuangan.


4. Aspek Manajemen


Manajemen (Masa pelaksanaan usaha dalam operasional )

Aspek Manajemen adalah untuk mempersiapkan struktur organisasi, analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi, sistem kompensasi, program pengembangan karyawan kedepan, dan sistem informasi manajemen.

Aspek Manajemen dan sumberdaya manusia calon pelaku bisnis diajak mempersiapkan struktur organisasi, analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi, sistem kompensasi, program pengembangan karyawan, dan sistem informasi manajemen.

Manajemen dalam operasi :
  • Bentuk Badan Usaha
  • Struktur Organisasi
  • Deskripsi
  • Spesifikasi Jabatan
  • Direksi
  • Tenaga Ahli
  • Jumlah tenaga diperlukan.


5. Aspek Hukum (Aspek Legalitas)


Aspek hukum dan legalitas diantaranya badan hukum, dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta jenis-jenis ijin yang diperlukan.


Studi Kelayakan penting untuk berbisnis
Studi Kelayakan untuk aspek perijinan


6. Aspek Ekonomi Dan Sosial


•    Pengaruh proyek terhadap pendapatan masyarakat serta Negara
•    Menambahan dan pemerataan kesempatan kerja
•    Pengaruh proyek tersebut terhadap industri lain.


Studi Kelayakan penting untuk berbisnis
Studi Kelayakan penting dengan Perhitungan dan Analisa Proyek

Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Studi Kelayakan penting untuk berbisnis, Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi.

Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "
contoh studi kelayakan | tujuan studi kelayakan | materi studi kelayakan bisnis | studi kelayakan proyek | aspek studi kelayakan bisnis | objek studi kelayakan bisnis | kriteria studi kelayakan bisnis | contoh studi kelayakan bisnis perusahaan
Studi Kelayakan penting untuk berbisnis
Aspek penting dalam Studi Kelayakan Bisnis
contoh studi kelayakan | tujuan studi kelayakan | materi studi kelayakan bisnis | studi kelayakan proyek | aspek studi kelayakan bisnis | objek studi kelayakan bisnis | kriteria studi kelayakan bisnis | contoh studi kelayakan bisnis perusahaan

1 comment:

Terima kasih, telah membaca tentang – Strategi berbisnis yang Cantik - Semoga Artikel ini dan memberi inspirasi dan bermanfaat..