Iklan GanKoko

Popular Posts

Tuesday, January 8, 2019

MENGELOLA KEUANGAN BISNIS SAMPINGAN

Mengelolaan keuangan bisnis sampingan, Walau masih skala sederhana namun dalam Mengelolaan keuangan bisnis sampingan dengan baik adalah suatu keharusan agar usahanya sukses sesuai harapan.

Memiliki Strategi bisnis yang cantik untuk berbisnis adalah merupakan kunci sukses dengan menerapkan dan menentukan strategi bisnis secara konsesiten agar terhindar dari gagal manajemen.

Baca juga “ Strategi bisnis yang Cantik “ yaitu Strategi untuk memenangkan persaingan bisnis dengan taktik berbisnis.

Topik Strategi Bisnis lainnya di " Artikel "

Menjadi seorang Enterpreneur pastinya memiliki Strategi serta memiliki taktik yang jitu dan cerdas dalam berbisnis, naluri seorang entrepreneur yang kreatif dan memiliki perspektif tentang mengkelola bisnis.

Enterpreneur memiliki perspektif bagaimana cara merealisasikan ide bisnisnya serta bagaimana cara mengelola bisnis yang baik dan konsisten.


Mengelola Keuangan Bisnis sampingan
Mengelola Keuangan Bisnis sampingan


Dalam bisnis baik apakah itu bisnis bersekala kecil atau bisnis bersekala besar memerlukan konsentrasi penuh dan fokus, mulai dari mengurus produk, alur penjualan, pemasukan dan pengeluaran dan tentunya mengelola Keuangan Bisnis secara keseluruhan.

Tak jarang bisnis sampingan kelola keuangan dengan serius, Sering sekali kita mendengar “Apakah untuk Pelaku bisnis sampingan saja harus repot-repot pengelolaan keuangan”. Tentu jawabannya HARUS.

Banyak Pelaku bisnis yang tidak Mengelola Keuangan Bisnis dengan baik dan yang pada akhirnya mengalami kegagalan bisnis.

Mengelola keuangan bisnis secara efektif dan sangat rumit untuk dalam binis sampingan, sehingga menjadi suatu kelemahan dalam dalam bisnis, banyak bisnis sampingan yang mengalami kegagalan karena pengelolaan keuangan yang tidak benar.

Sangat tidak tepat bahwa mengelola bisnis hanyalah dari segi teknis bisnis, namun juga mencakup segi pemasaran dan tentunya keuangan juga,  dan yang paling penting adalah sikap disiplin dalam Mengelolaan keuangan bisnis, kata kuncinya adalah “disiplin” dan “komitmen.”

Mengelola Keuangan Bisnis sampingan
Mengelola Keuangan Bisnis sampingan penuh dengan komitmen


Mengelola Keuangan Secara Profesional


Harapan bisnis dijalankan usahanya karena menginginkan usahanya mendapatkan keuntungan,  maka pebisnis harus bisa memutar modal dan menjual produk atau hasil bisnis sehingga menjadi menguntungkan.

disampakan secara rinci Mengelola keuangan bisnis sampingan secara efektif merupakan sebuah cara untuk menjaga laju atau aliran dana perusahaan agar tidak terjadi kebocoran yang berujung kerugian finansial.

Walau hanya merupakan usaha sampingan tata kelola keuangan harus di lakukan secara baik, dan setidaknya memiliki 5 buku yang harus ada seperti ;
  •     Buku Arus Kas atau buku kas
  •     Buku Persediaan Barang
  •     Buku Pembelian dan Penjualan
  •     Buku Hutang Piutang
  •     Buku Pendapatan dan Biaya pendapatan
Untuk mengetahui seberapa jauh yang sudah di capai, dengan mengelola keuangan bisnis dengan cermat dan akurat maka dapat dengan mudah mengetahui keuangan bisnis secara pasti dalam periode tertentu seperti ;
  •     Berapa jumlah keluar masuk uang secara riil.
  •     Berapa jumlah persediaan barang
  •     Berapa jumlah pembelian bahan yang untuk dijual
  •     Berapa jumlah penjualan produk
  •     Berapa jumlah hutang
  •     Berapa jumlah piutang
  •     Berapa jumlah seluruh biaya yang telah diperggunakan
  •     Berapa jumlah pendapatan dan pendapatan lainnya


1. Langkah-langkahnya usaha mengelola keuangan usaha yang baik 


Tata kelola keuangan Bisnis yang baik akan memberi dampak yang positif terhadap kesehatan usaha yang di geluti. Dengan sehatnya usaha yang dikelola maka untuk mengembangkan usaha sesuatu yang sangat memungkinkan.

Langkah-langkahnya usaha mengelola keuangan usaha yang baik, Tata kelola keuangan usaha sampingan juga juga harus mendapat perhatian khusus, agar usaha yang digeluti dapat berjalan dengan lancar.

Mengelola keuangan bisnis yang baik akan mempermudah untuk mendapatkan informasi secara akurat.

Penyisihan sebagian dari keuntungan juga merupakan suatu keharusan, penyisihan keuntungan tersebut untuk mengembangkan usaha, apakah untuk pengembangan Produk atau untuk pengembangan dalam bentuk investasi.

Untuk tata kelola keuangan dan sistem yang baik, diperlukan langkah-langkah yang konkrit seperti uraian dibawah ini.

  • Pemisahan keuangan usaha dengan keuangan pribadi
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah tercampurnya keuangan untuk dalam bisnis dan keuangan pribadi, Kesalahan ini yang berawal dari ketidak siapan mental dan tidak kedisplinan dalam mengelola keuangan bisnis.

Dalam Mengelola keuangan Bisnis perlu adanya pemisahan antara keuangan untuk bisnis dengan keuangan pribadi dan harus jelas benar pembatasannya.

Dengan tercampurnya keuangan tidak jarang menimbulkan permasalahan-permasalahan dalam menjalankan bisnis, sosulinya adalah membuat 2 (dua) rekening yang berbeda agar jelas catatan dan transaksinya.

  • Menggelola keuangan bisnis
Mengelola keuangan bisnis sampingan hendaknya diperlukan Penyusunan pembukuan (akunting) yang paling mendasar dan wajib dimiliki pelaku bisnis ketika mengelola bisnis adalah arus kas, laporan rugi laba serta neraca yang dalam dunia bisnis dikenal dengan sebutan Laporan Keuangan.

Sesungguhnya terpulang pada tujuan awal pelaku bisnis dalam menjalan usahanya, tentunya ada suatu berkeinginan untuk mendapatkan penghasilan berupa keuntungan.

Manajemen Keuangan bagi sebagian besar Pelaku bisnis laporan keuangan adalah senjata ampuh melalui laporan keuangan, dengan laporan keuangan bisnis dapat melakukan fungsi kontrol.

Pembukuan (laporan keuangan) ini selain berfungsi sebagai alat kontrol keuangan dapat pula untuk melakukan review secara berkala untuk mengetahui perkembangan bisnis apakah bisnis yang di jalankan mendapatkan keuntungan atau merugi.

Sebagai Pelaku bisnis meskipun masih skala kecil kelola keuangan merupakan suatu keharusan  sangat membutuhkan catatan yang lengkap.

Mengelola keuangan Bisnis setidaknya memiliki buku kas masuk dan buku kas keluar yang mencatat keluar masuknya uang. Kemudian mengecek setiap hari saldo uang secara fisik dengan catatan.

Hal ini dilakukan untuk mengontrol transaksi uang dan memastikan tidak ada uang yang terselip dan tercecer. Setidaknya di perlu memahami beberapa prinsip dasar pengelolaan keuangan agar bisa mengatur laju keuangan bisnis sendiri.

  • Menggelola Akuntansi Bisnis
Tata kelola keuangan bisnis, baik bisnis yang masih tergolong kecil hingga bisnis besar. Tata kelola keuangan bisnis merupakan hal yang penting dan pasti ada dalam seluruh bisnis, Pengelolaan pembukuan rutin yang mencatat seluruh pengeluaran dan pemasukan secara jelas.

Mengelola keuangan Bisnis dengan baik maka dapat mengontrol seberapa banyak pengeluaran dan pemasukan setiap waktu tertentu misalnya perbulannya. Berapa keuntungan yang didapat atau berapa kerugian yang ditanggung.

Mengelola Keuangan Bisnis sampingan
Mengelola Keuangan Bisnis sampingan setidaknya memiliki 5 (lima) Buku


2. Mengelola keuangan usaha

Mengelola keuangan usaha wajib dilakukan walau masih tergolong kecil memiliki buku Kas masuk dan buku kas keluar suatu keharusan, pencatatan tersebut mencatat semua keluar masuknya uang dari hasil usaha

Kemudian di cocokkan setiap saat antara saldo uang secara fisik dengan catatan yang secara tersendiri. Pastikan keuangan tidak ada kekeliruan atau tercecer dan terselip, sehingga diperlukan kontrol semua transaksi keuangan.


3. Pastikan pengelolaan buku kas secara benar dan efektif


Tata kelola keuangan bisnis tidak hanya berpusat pada keuntungan, Cara mengelola keuanga usaha meliputi juga bagaimana mengelola hutang, piutang dan persediaan. Sering Pelaku bisnis mengalami kesulitan kemampuan kasnya meski catatan pembukuan atau akuntansinya menunjukkan angka yang baik.

Pastikan pengelolaan buku kas secara benar dan efektif  dan pastikan termin penjualan kredit sama dengan pembelian kredit, juga harus mampu menekan jumlah persediaan sedemikian rupa agar tetap dapat memenuhi order namun tanpa membebani keuangan.


4. Jangan Teropsesi dengan keuntungan besar


Pada saat memperoleh keuntungan besar dari hasil bisnis, Jangan Teropsesi dengan keuntungan besar maka sisihkan keuntungan untuk mengelola keuangan bisnis dan alihkan ke dalam modal kembali. Tingkatkan usaha untuk menjadi lebih berkembang.

Sehingga usaha yang dikelola akan semakin besar dan lebih maju Walau sesungguhnya tidak mudah melakukan mengalihkan keuntungan menjadi penambahan permodalan.


5. Pastikan perhitungan keuntungan dengan benar


Pastikan perhitungan keuntungan dengan benar tentu tujuan dari dalam bisnis adalah mandapatkan keuntungan, namun demikian pastikan betul bahwa hasil usaha memang benar-benar mendapatkan keuntungan.

Karena menghitung keuntungan dengan tepat sama pentingnya dengan menghasilkan keuntungan itu sendiri.

pengelolaan Cash Flow menjadi sangat penting dalam bisnis sampingan, karena didalam tata kelola keuangan bisnis bagian yang paling krusial dalam menghitung keuntungan, yaitu menghitung seluruh biaya.

Mengelola keuangan bisnis maka dengan menghitung biaya tidak hanya yang tercatat saja, namun biaya-biaya yang tercatat seperti biaya penyusutan/amortisasi biaya .

Serta adanya biaya untuk cadangan untuk pengeluaran-pengeluaran di masa yang akan datang, seperti pajak, bunga pinjaman dan lain-lainnya.

Mengelola Keuangan Bisnis sampingan
Mengelola Mengelola Keuangan Bisnis sampingan dengan cerdas


Mengelola Bisnis Sampingan



Pengelola bisnis tidak hanya dari sisi teknis bisnis saja, namun juga mencakup sisi pemasaran dan tentunya keuangan, banyak bisnis sampingan yang mengalami kegagalan karena Manajement Bisnis 

Sampingan yang tidak serus dan fokus, alasan lain pencatatan keuangan sangat diperlukan untuk mengukur serta mudah dalam mengevaluasi kinerja dan target yang akan di capai

Dalam dalam bisnis tentunya menginginkan mendapatkan keuntungan serta usaha yang digeluti dapat berkembang sesuai dengan harapan.

Mengelola keuangan Bisnis walau usahanya masih berskala kecil hendaknya dilaksanakan dengan baik dan secara efektif bila usahanya ingin maju dan lancar serta stabil.


1. Upayakan pengeluaran kas yang mudah terdeteksi


Dengan perkembangan teknologi teknik pembayaran pun semakin maju, jika melihat kebelakang dimana pembayaran masih menggunakan uang tunai, cek dan wesel, namun kini telah adanya pembayaran non-tunai. Seperti adanya transfer via rekening, emoney, dan sebagainya.

Syarat transaksi dapat dibukukan bila ada bukti transaksi (fisik) apakah dalam bentuk Faktur, kuitansi, nota dan lain-lain.

Pembayaran non-tunai akan menyebabkan tidak adanya bukti transaksi yang jelas, sehingga akan sulit menelusuri pembayaran, sehingga Mengelolaan keuangan bisnis sampingan, harus benar-benar dilaksanakan sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan.

Upayakan pengeluaran kas yang mudah terdeteksi maka dengan demikian hal tersebut tentunya diperlukan untuk antisipasinya agar transaksi pembayaran tidak akan terlewatkan (tanpa adanya bukti teransaksi)  Ciptakan suatu sistem transaksi dengan bukti yang jelas dan pasti.

Gadjet yang sebagai alat untuk melakukan membayaran memliki fasilitas screenshot, dari hasil screen shot tersebut dapat dicetak dan dapat dijadikan sebagai alat bukti transaksi (Struk).

Atau bisa juga dengan cara membuat sistem kasir seperti di supermarket. Setiap barang yang dibeli wajib dilunasi dahulu, barulah struk pembelian dicetak.


2.    Rekrutmen Karyawan


Rekrutmen karyawan yang harus dipertimbangkan secara cermat, karena penerimaan tenaga untuk menjadi karyawa akan berdampak pada penambahan biaya operasional.

Perhitungkan secara cermat, apakah sudah saatnya untuk menerimaan/penambahan tenaga (karyawan) perhitung juga dengan keuntungan yang diperoleh, bila memungkinkan dan tuntutan pekerjaan maka penerimaan tersebut dapat dipertimbangkan.


3.    Perencanaan penggunaaan uang dengan baik


Perencanaan / penggunaan uang bisnis harus benar-benar selektif dalam penggunaannya / pengeluarannya, harus terencana dengan sebaik mungkin, walau memiliki modal yang memadai dan banyak.

Perencanaan penggunaan uang dengan baik memang perlu dilakukan, bila itu terjadi maka sebaiknya kelebihan dana tersebut dapat ditanamkan dalam bentuk Deposito berjangka atau dengan pembelian valuta asing bila mengusahi transaksi forex.

Maksudnya agar dana tersebut untuk cadangan manakala pada saatnya dana tersebut diperggunakan untuk menutupi kekurangan dana.

Tunda rencana-rencana belanja modal jika tidak memberikan manfaat dalam meningkatkan penjualan atau hanya menambah biaya-biaya.

Lakukan analisa “cost and benefit” untuk meyakinkan bahwa penggunaan uang tidak akan sia-sia dan memberikan return yang baik dan menguntungkan serta dapat meningkatkan profit usaha. Buatlah perencanaan penggunaan uang sesuai dengan target penjualan dan penerimaan kas.


4.    Pengawasan atas aset, hutang serta kondisi modal


Pengawasan mengontrol secara berkala, pemeriksaan juga merupakan bentuk pengawasan, maka pemeriksaan atas aset bisnis secara berkala, sangat diperlukan, misalkan pencocokan antara fisiknya dengan jumlah yang telah tercatat dalam pembukuan (dalam akunting) secara priodik.

Pemeriksaan atas persediaan apakah telah sesuai jumlahnya baik unit atau jumlah dalam bentuk rupiahnya.

Pengawasan atas aset, hutang serta kondisi modal perlu dibuatkan suatu alat untuk sebagai alat kontrol, begitu juga terhadap aset-aset lainnya seperti pembukuan terhadap piutang-piutang usaha kepada pelanggan.

Dengan terjaganya aset-aset yang milik usaha maka kelangsungan hidup bisnis dengan
mendorong dan mengarahkan investasi ke bidang-bidang lain yang juga menguntungkan.
Semakin besar usaha Anda, maka semakin kompleks pula cara mengelola keuangan usaha itu.


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel Mengelola Keuangan Bisnis sampingan, Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi.

Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Kontak "

Mengelola Bisnis Sampingan

2 comments:

Terima kasih, telah membaca tentang – Strategi berbisnis yang Cantik - Semoga Artikel ini dan memberi inspirasi dan bermanfaat..